Kanwil DJKN Riau, Sumbar, dan Kepri Sumbang PNBP Rp 90 Miliar

KBRN,Pekanbaru : Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau,Sumbar dan Kepri berkontribusi terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pengelolaan kekayaan negara sebesar Rp 90 miliar.

Kontribusi penerimaan negara bukan pajak (pnbp) dari pengelolaan kekayaan negara lingkup wilayah kerja kanwil djkn Riau,Sumbar dan Kepri sebesar Rp 90 miliar, capaian tersebut terdiri dari Rp 81 miliar PNBP aset,Rp 60 juta capaian PNBP piutang negara dan Rp 9 miliar dari capaian PNBP lelang.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (djkn) Riau, Sumbar, dan Kepri (RSK) Sudarsono menyampaikan realiasasi tersebut melalui mekanisme pemanfaatan dan pemindahtanganan barang milik negara (bmn), aset negara yang tidak digunakan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintahan, didayagunakan untuk menghasilkan pnbp.

“PNBP piutang negara berhasil kami dikumpulkan lima kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang (kpknl) yaitu yaitu kpknl padang, kpknl bukittinggi, kpknl pekanbaru, kpknl batam dan kpknl dumai,” ucap Sudarsono, Rabu ( 13/10/21).

Tidak hanya itu,DJKN RSK juga memiliki peran dalam mengamankan kekayaan negara dengan dokumen kekayaan negara yang sah dan kuat.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (djkn) Riau, Sumbar, dan Kepri (RSK) Sudarsono mengatakan, kanwil djkn rsk bersinergi dengan kantor pertahanan di wilayah rsk untuk mengamankan tanah-tanah milik pemerintah dengan penerbitan sertifikat.

“Di Provinsi Riau target kami 2021 sebanyak 354 sertifikat, provinsi sumbar 1.247 sertifikat, dan provinsi kepri 236 sertifikat. Untuk realisasi, provinsi Riau dan provinsi Kepri pada kuartal I berturut-turut adalah 183 sertifikat dan 32 sertifikat,” jelasnya.

Sedangkan realisasi penerbitan sertifikat di kuartal I adalah 215 sertifikat dari target tahunan 1.837 sertifikat. ( ts)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00