Kenaikan Harga TBS Jadi Pendorong Pemulihan Ekonomi

KBRN, Pekanbaru : Kenaikkan harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau menjadi salah satu faktor pembantu percepatan pemulihan ekonomi daerah akibat pandemi covid-19, bahkan kenaikkan harga TBS tingkat petani yang diatas Rp 2.500 per kilogram mendukung percepatan pemulihan ekonomi selain pertumbuhan sektor usaha kerakyatan lainnya.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja dalam siaran pers, Selasa (12/10/2021) menjelaskan kenaikan harga TBS tingkat pertani tersebut sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir dan diharapkan harga masih terus meningkat.

"Perluasan kebun kelapa sawit baik yang dikembangkan masyarakat secara mandiri maupun mitra perusahaan pengolahan "crude palm oil" mengalami peningkatan, membuktikan komoditi kelapa sawit cukup diminati masyarakat karena kemampuan produksi jangka panjang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Decymus menjelaskan produksi kelapa sawit memberikan kontribusi besar perekenomian masyarakat dan menjadi pengembangan sumber daya alam yang berkelanjutan dengan optimalisasi pemanfaatan lahan seperti pertanian, perkebunan dan sub sektor lainnya telah terbukti mendorong perekonomian Riau di tengah pandemi covid 19.

Pemerintah di Provinsi Riau terus memberikan pendampingan petani lewat pendekatan kelompok guna membantu meningkatkan kualitas pengetahuan petani agar produksi meningkat sehingga hasilnya menyejahterakan petani maupun daerah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00