Penduduk Miskin Di Riau Mengalami Fluktuatif

KBRN,Pekanbaru : Secara umum, pada periode maret 2012 – maret 2021, tingkat kemiskinan di Provinsi Riau mengalami fluktuasi baik dari sisi jumlah maupun persentase. Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin tertinggi terjadi pada september 2015 sejak maret 2017 hingga maret 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Misfaruddin ,Sabtu ( 31/07/21) menjelaskan,persentase  penduduk  miskin  terus  mengalami  penurunan.  akan  tetapi,  sejak  september  2020  persentase penduduk miskin kembali mengalami peningkatan.

“Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin ini terutama disebabkan oleh pandemi covid-19 yang berdampak pada kondisi perekonomian yang memburuk,” kata Miafaruddin.

Menurutnya, perkembangan tingkat kemiskinan provinsi Riau periode maret  2012 hingga maret 2021 mengalami kenaikan. Hal ini terjadi baik di daerah perdesaan maupun perkotaan. Jumlah  penduduk  miskin  di  provinsi  Riau pada  maret  2021  mencapai  500,81  ribu  orang.  Dibandingkan  maret 2020,  jumlah  penduduk  miskin  naik  17,42  ribu  orang. 

“Sementara jika  dibandingkan dengan september 2020, jumlah penduduk miskin naik sebanyak 9,59 ribu orang. persentase  penduduk  miskin  pada  maret  2021  tercatat  sebesar  7,12  persen,  naik  0,30  persen  poin terhadap maret 2020 dan naik 0,08 persen poin terhadap september 2020,” jelasnya.

Berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode maret 2020 - maret 2021 kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Misfaruddin, jumlah penduduk  miskin  di  daerah  perkotaan  naik  sebesar  8,59  ribu  orang,  sedangkan  di  daerah  perdesaan naik sebesar 8,83 ribu orang.

“Persentase kemiskinan di perkotaan naik dari 6,12 persen menjadi 6,52 persen. sementara itu, di perdesaan naik dari 7,29  persen menjadi 7,51persen,” tutup Misfaruddin. (ts)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00