Doa Masyarakat Untuk Kesembuhan Gubernur Riau Terus Mengalir

Santri gelar doa kesembuhan untuk Gubri

KBRN, Pekanbaru : Pasca Gubernur Riau Syamsuar dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid19 pada Selasa kemarin, banyak pihak yang mendoakan kesembuhan Gubernur.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur mengatakan, hingga saat ini doa masyarakat Riau bagi kesembuhan orang nomor satu di Riau ini terus mengalir dari berbagai kelompok serta kalangan yang ada, bahkan dari pondok pesantren yang ada di Riau.

"Kita ketahui bersama pak Gubernur Riau terkonfirmasi Positif Covid19, banyak pihak yang turut mendoakan kesembuhan beliau," katanya, di Pekanbaru, Kamis malam (03/11/20).

Disampaikannya salah satu pondok pesantren di Riau yang turut mendoakan kesembuhan orang nomor satu di Riau ini yaitu Pesantren Syafa'aturrasul Kabupaten Taluk Kuantan.

"Pesantren Syafa'aturrasul tersebut menggelar pengajian untuk membaca Al-Quran (Yasin), zikir serta doa bersama untuk mendoakan kesembuhan Gubri dan istri serta pasien lainnya yang berjuang melawan Covid19, "ujarnya.

Dijelaskannya, Pimpinan pondok pesantren Syafa'aturrasul Taluk Kuantan, Hamdani, mengatakan bahwa pihaknya juga mengimbau kepada pimpinan Pondok Pesantren se Provinsi Riau untuk melakukan kegiatan doa bersama tersebut serentak di tempat masing - masing.

"Pelaksanaan pengajian, pembacaan Yasin, zikir serta doa bersama ini dilakukan pada Kamis malam pada jam 20.00 di pondok pesantren masing-masing yang ada di provinsi Riau, "jelasnya.

Tidak hanya kepada Gubernur, doa bersama yang dilakukan pihak pesantren ini juga untuk mendoakan kesembuhan istri Gubernur serta pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang juga terkonfirmasi Positif Covid 19, kesembuhan untuk Kakanwil Kemenag Riau serta istri dan kesehatan keselamatan keluarga besar pesantren se Provinsi Riau juga masyarakat Riau khususnya.

"Semoga Allah angkat segala penyakit dari Bapak Gubernur dan keluarga dan selalu dalam lindunganNya, dan wabah ini segera berakhir," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00