BKKBN Riau Akan Ajak Lebih Banyak Lagi Laki - Laki Menjadi Kader BKR

KBRN, Pekanbaru : Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau akan mengemnbangkan laki-laki atau ayah menjad kader Bina Keluarga Remaja (BKR). Sebab saat ini sudah tiga kader BKR di Provinsi Riau yang merupakan laki-laki.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia, setelah memberikan materi tentang strategi dan kebijakan rencana dalam pembangunan keluarg pada kegiatan apresiasi kader BKR, Kamis (26/11/2020) di Hotel Grand Central Pekanbaru.

Dikatakan, dirinya cukup bangga karena adanya kader BKR yang berasal dari laki-laki merupakan kebanggaan bagi BKKBN Riau, karena pada umumnya kader BKR adalah kaum ibu atau perempuan.

"Ini cukup langka dari 40 perserta kegiatan apresiasi kader BKR yang diundang pada hari ini 3 kader merupakan laki - laki. Jadi ini cukup unik dan bisa dikembangkan," ungkapnya.

Menurutnya, bahwa tanggung jawab pembinaan keluarga tidak saja dibebankan kepada ibu, tetapi juga pada ayah.

"Jadi kami berkomitmen mengembangkan kader BKR itu laki-laki tidak saja perempuan, agar laki - laki juga iktu berperan sebagai kader," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Mardalena Wati Yulia menjelaskan bahwa apresiasi kepada kader bina BKR yang dilaksanakan BKKBN terhadap kader se Provinsi Riau dilaksanakan dalam rangka memberikan apresiasi kepada kader karena selama ini sudah bekerja secara ikhlas dalam pembangunan keluarga melalui program bangga kencana.

Sesuai UU nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependuduan dan Pembangunan Keluarga melalui program BanggaKencana maka dilaksanakan melalui pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Salah satunya kegiatannya dalah pembainaan kelompok BKR. Bina Keluarga Remaja ini anggotanya ibu atau keluarga yang punya anak remaja berumur 10 sampai 24 tahun yang belum menikah," jelasnya.

Seiring dengan bahwa BKR memiliki kader yang melakukan pertemuan setiap bulan, maka secara khusus para kader diundang ke tingkat provinsi yang merupakan kader berprestasi agar mereka bisa berbagai pengalaman, informasi. Maka inilah apresiasi kita karena selama ini mereka telah bersumbangsih dengan iklas, mendampingi keluarga remaja dalam upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas," katanya.

Puluhan kader yang mengikuti apresiasi karena selama ini menjadi ujung tombak BKKBN dalam program BanggaKencana.

"Banyak program yang kita miliki dalam rangka pembangunan keluarga yang dimulai dari hulu. Maka kita siapkan remaja-remaja yang akan menikah ini, melalui BKR ini seperti Genre. Jadi penyiapan PHBR dilaksanakan untuk memberikan bekal kepada mereka yang akan membentuk keluarga, tentu mereka akan melahirkan keluarag yang berkualitas. Jadi pembinaan itu melalui BKR," urainya.

Selain, Kepala Perwakilan, dua nara sumber dalam apresiasi itu adalah Sub Koordinator BKR BKKBN Riau, Yusmala Dewi dan widyaiswara BKKBN Riau, Remon Hendra. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00