Ratusan Penyuluh KB Dikerahkan Sosialisasikan Protokol Kesehatan

KBRN, Pekanbaru : Ratusan penuluh Keluarga Berencana (KB) di Kota Pekanbaru dikerahkan menjadi relawan yang bertugas menyosialisasikan protokol kesehatan, terutama dalam bidang perubahan perilaku.

Strategi pelaksanaan sosialisasi perubahan perilaku, disosialisasikan kepada 75 kader, Selasa (27/10/2020) di komplek perkantoran walikota Pekanbaru, dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, diikuti Kepala Perwakilan BKKBN Provini Riau, Mardalena Wati Yulia, Tim Sosialisasi Satgas Covid 19, Ade Anwar dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Pekanbaru, M Amin.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia mengatakan, tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sudah baik namun belum maksimal. Untuk itu, sesuai perintah presiden, pihaknya turut mendukung Satuan Tugas (Satgas) Penangan Covid-19 dalam menyosialisasikan pelaksanaan protokol kesehatan, terutama dalam bidang perubahan perilaku. 

"Dalam hal ini, BKKBN akan mengerahkan penyuluh keluarga berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), baik pegawai negeri sipil (PNS maupun non-PNS). Jumlahnya mencapai 375," jelasnya. 

Dikatakan, pihaknya telah menerima instruksi dari BKKBN RI yang sudah menyusun strategi sosialisasi perubahan perilaku yang disasarkan kepada individu, keluarga, dan komunitas. Tugas utama PKB dan PLKB adalah membantu menyosialisasikan penerapan memakai masker, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mencuci tangan plus menjaga iman dan imun (3M Plus). 

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi tengucapkan terimakasih dan apresiasi ditunjukkan Kota Pekanbaru sebagai salah satu lokus perubahan prilaku.

"Pemko Pekannbaru sangat bersyukur dijadikannya Pekanbaru lokus dalam penanganan pencegahan Covid 19. Apalagi Bapak Presiden tiga pekan lalu sudah menginstruksikan bahwa Pekanbaru mendapat perhatian dari pemerintah pusat dalam penanganan Covid 19," katanya.

Menurutnya, dengan diberdayakannya kader BanggaKecanan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

"Saya yakin dengan kehadiran kader BanggaKencana sebagai relawan maka kita akan dapat menang melawan Covid 19," ungkapnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru, M Amin dalam laporannya menyampaikan meningkatnya jumlah Covid 19 memerlukan strategi pencegahan yang mencakup sosilisasi, mitigasi dan bertujuan mengurangi laju penambahan kasus Covid 19.

"Berdasarkan koordinasi dengan BKKBN, maka dibentuk tim sub bidang sosialisasi tingkat Kota Pekanbaru, kita sudah membentuknya," urainya.

Sosialisasi yang dilakukan terhadap individu dapat dilakukan dengan cara mengingatkan langsung, membagikan brosur, hingga membagikan berita di grup media sosial. 

"Sosialisasi berlangsung dari rumah ke rumah. Sementara waktu sosialisasi dari sekarang sampai Desember tahun ini," urainya.

Saat sosialisasi, Ade Anwar dari Tim Sosialisasi Perubahan Prilaku Covid 19 menyosialisasikan strategi pelaksanaan sosialisasi perubahan prilaku yang difokuskan pada 15 provinsi prioritas Program Perubahan Perilaku Penerapan Protokol Kesehatan (Lokus Sub Bidang Sosialisasi Fokus pada 10 Provinsi + 3 Provinsi = 13 Provinsi).

"Goal Utamanya adalah Penurunan Angka Penularan COVID-19 melalui Perubahan Perilaku. Dilaksanakan oleh sekitar 13 ribu penyuluh KB dan PLKB dan sekitar 9000 PLKB non PNS. Materi sosialisasi adalah 3M," jelasnya. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00