Pemprov Riau Harap PPAS Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Asisten II Setdaprov Riau Eva Refita

KBRN, Pekanbaru : Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau mengharapkan pembangunan Perumahan, Pemukiman, Air Minum dan Sanitasi (PPAS) di Provinsi Riau menjadi prioritas pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kick Off Meeting Provinsi Pokja Bidang Perumahan, Pemukiman, Air Minum & Sanitasi (PPAS) Provinsi Riau secara Virtual, di Ruang Kerja Asisten II Setdaprov Riau, Kantor Gubernur Riau.

"Melalui kick off meeting ini ada beberapa subtansi yang kita peroleh dan manfaatkan untuk kemajuan sektor terkait," katanya, Rabu (9/9/20).

Eva mengatakan Pokja PPAS dapat mendorong dan memberikan pertimbangan kepada Kepala Daerah dalam menentukan arah yang tempat untuk strategi pembangunan sektor PPAS secara berkelanjutan di provinsi Riau.

Menurutnya, pelaksanaan Pokja PPAS ini berdasarkan permen PUPR nomor 12 tahun 2020 tentang peran masyarakat dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan pemukiman.

"Hal ini bertujuan pokja ini sebagai wadah dan forum komunikasi dan koordinasi agar air minum dan sanitasi dapat berjalan terpadu ," lanjutnya.

Kemudian, ia menambahkan melalui Pokja PPAS ini dapat dilakukan satu data dengan pembangunan perumahan dan pemukiman yang berfungsi sebagai tempat koordinasi, advokasi, fasilitasi, supervisi dan sinkronisasi  tingkat pusat, provinsi kabupaten dan kota.

"Dengan aktifnya Pokja PPAS ini dapat menjalankan fungsinya untuk mendukung visi dan misi provinsi Riau dalam bidang PPAS serta meningkatkan penyerapan dana APBN provinsi Riau yang mana tahun 2020 ini sebesar 241 miliar  dengan rincian sektor perumahan sebesar 44,3 miliar , air minum 61,7 miliar dan sanitasi 135 miliar," harapnya.

Oleh karena itu perlukan sinergitas kebijakan dan strategi insiatif pembangunan PPAS tersebut yang ada di daerah yaitu kabupaten kota. Dimana PPAS ini tidak hanya terkait pada sektor Inspraktrustur namun juga sektor kesehatan, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat dan sektor lain yang terkait.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00