Cari Solusi Penyelesaian Permasalahan di Tol Permai, Pemprov Riau Gelar Rakor

KBRN, Pekanbaru : Pembangunan jalan tol Pekanbaru – Dumai (Permai) sudah hampir selesai dan dalam waktu dekat direncanakan akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

Namun permasalahan ganti rugi masih terjadi pada proyek pembangunan Tol Permai tersebut, sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) berupaya mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan menggelar rapat koordinasi (rakor).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya selaku pimpinan rapat mengatakan permasalahan yang masih menganjal pada pembangunan tol Permai harus segera diselesaikan secara bersama, sebelum tol benar-benar dioperasionalkan dan diresmikan.

“Kita harus bersama-sama dalam menyelesaikan persoalan yang ada pada pembangunan tol Permai ini, jangan setelah diresmikan dan dioperasionalkan masih ada kendala, “katanya, Rabu (5/8/20).

Dijelaskan permasalahan yang ada yakni adanya 12 bidang tanah milik Wan Muhammad Junaidi yang diklaim KUD Karya Baru di Desa Rantau Bertuah dan satu bidang tanah milik PT. Bina Pitri Jaya (BPJ) yang sesuai surat PT. BPJ No. 034/LC/PBJ/VI/2020 tanggal 9 April 2020 tentang keberatan atas hasil investasi dan identifikasi PBT dan Danom Tanah Tambahan.

“Permasalahan yang terjadi yakni mengenai tumpang tindih lahan yang ada dilokasi pembangunan tol Permai, “jelasnya.

"Kali ini ada beberapa masalah tumpang tindih yang masih terdapat dalam pengerjaan Jalan Tol Permai yang harus dicari titik terangnya sebelum diresmikan Presiden," lanjutnya.

Diharapkan para pihak yang bersengketa dapat menyelesaikan persoalan yang ada secara hukum perdata, karena permasalahan itu sudah masuk dalam ranah hukum.

"Kalau pihak pemilik lahan merasa masalahnya belum selesai dan haknya belum dibayarkan silahkan melapor kepengadilan dan diselesaikan menurut prosedur hukum,"harapnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten II Setdaprov Riau Eva Refita, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau M. Syahrir, perwakilan Polda Riau, PT HK, PPK, PT Bina Pitri Jaya serta pihak terkait.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00