Mulai Agustus 2020, Kemenag Pekanbaru Galakan Gerakan Wakaf Rp 1.000 Per Hari

KBRN, Pekanbaru : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru mengeluarkan surat imbauan atas kesediaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi ini untuk berpartisipasi dalam hal gerakan wakaf.

Hal itu dikatakan Kepala Kemenag Pekanbaru Edward S. Umar kepada RRI, Jumat (10/7/2020).

"Dalam rangka mendukung pelaksanaan UU No 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, serta Peraturan Pemerintah No.42 tahun 2006, sekaligus menindakanjuti Surat Kepala Kantor Wilayah Kemenag Riau No B.448/Kw.04.6/5/BA.03.2NI/2020 tanggal 22 Juni 2020 tentang gerakan wakaf uang Rp.1000/hari per ASN," jelasnya.

Menurutnya, surat himbauan kesediaan ASN dilingkungan Kemenag Pekanbaru untuk berpartisipasi dalam hal gerakan wakaf. Gerakan berwakaf ini ungkap dia dimulai bulan Agustus nanti Rp 100.000 melalui pemotongan gaji dilakukan oleh bendahara sebagai modal awal yang diambil manfaat untuk program Badan Wakaf Indonesia.

"Untuk sementara, maka wakaf akan di potong melalui bendahara sebesar Rp.30.000 perbulan. Sementara, untuk hal berwakaf Rp.1000 perhari mulai bulan September 2020 yang dapat dibayarkan perbulan atau pertahun," katanya.

Bagi ASN di lingkungan Kemenag Pekanbaru yang tidak bersedia pemotongan wakaf tersebut, maka dapat membuat surat pernyataan keberatan disampaikan itu kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru. Sehingga dirinya menghimbau Kepala Kua ataupun Kepala Madrasah berperan aktif mendorong gerakan wakaf ini.

Sementara itu, Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kemenag Kota Pekanbaru Haryati saat dialog mengatakan bagi ASN yang berwakaf melebihi ketentuan diatas dapat dilakukan secara mandiri melalui rekening BSM (Bank Syariah Mandiri) No.rekening 7337662228 a.n Badan Wakaf Indonesia Pekanbaru atau melalui QR Kode yang ada pada meja pelayanan unit masing-masing.

"Jika pewakaf dalam satu tahun jika diakumulasikan mencapai Rp1.000.000 akan diberikan sertifikat wakaf uang. Begitu juga dengan ASN yang paling sedikit wakafbakan diumumkan juga," ujarnya. 

Disisi lain, Ketua BWI Kota Pekanbaru, Prof Akbarizan mengatakan dana wakaf yang terkumpul akan digunakan untuk kemashlahatan umat, sosial dan keagamaan terutama dorong sektor ekonomi masyarakat muslim di Kota Pekanbaru terdampak pandemi covid-19. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00