Jaksa KPK akan Hadirkan 3 Saksi Kasus Suap Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin

Sidang Perdana Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru, Kamis (25/6/2020) lalu.

KBRN, Pekanbaru: Sidang lanjutan Bupati Bengkalis non aktif Amril Mukminin terdakwa dugaan menerima gratifikasi atau suap sebesar Rp5,2 miliar proyek Jalan Duri – Sei Pakning kembali digelar pada Kamis (2/7/2020) mendatang. 

Adapun agenda sidang menghadirkan sejumlah saksi oleh jaksa penuntut umum dari anggota dewan Kabupaten Bengkalis. 

"Untuk sidang terdakwa Amril Mukminin, JPU akan menghadirkan saksi-saksi dan  diagendakan pada Kamis 2 Juli 2020 mendatang. JPU akan menghadirkan 3 orang saksi dari DPRD Bengkalis," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Selasa (30/6/2020). 

Amril masih tetap menjalani sidang melalui video conference dari Jakarta. Meskipun penasihat hukum terdakwa sudah mengajukan permohonan pemindahan tahanan ke rutan Pekanbaru. 

"Hakim masih mempertimbangkannya. Sidang kamis lusa, terdakwa masih dihadirkan dari Gedung KPK Kavling 1," lanjutnya. 

Dalam sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa penuntut umum pada Kamis (25/6/2020) pekan lalu menyebutkan Amril beberapa kali menerima gratifikasi untuk memenangkan PT Citra Gading Asritama (PT CGA) dalam mengerjakan proyek tersebut. 

"Totalnya SGD520.000 atau jika dirupiahkan setara dengan Rp5,2 miliar. Uang itu diterima melalui ajudan terdakwa, Azrul Nor Manurung yang diserahkan melalui Triyanto, pegawai PT CGA, atas perintah Ichsan Suaidi selaku pemilik PT CGA," ungkap Jaksa KPK Tonny Frangky Pangaribuan

Selain itu juga istri terdakwa sebut KPK menerima telah menerima uang Rp23,6 miliar lebih. Uang itu diketahui dari dua orang pengusaha sawit, satunya diterima secara tunai kemudian melalui transfer rekening.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00