Drone Polda Riau Lacak Suhu Tubuh Antisipasi Corona

KBRN, Pekanbaru: Polda Riau menerjunkan drone yang akan mengidentifikasi suhu tubuh seseorang yang diharapkan mampu mencegah penyebaran Covid 19.

"Drone memantau masyarakat untuk melihat suhu tubuhnya sehingga kita bisa mengidentifikasi mana-mana yang kita temukan dalam pantauan kita yang kemudian suhu tubuh yang direkomendasikan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut terutama diatas 37 derajat," ungkap Kapolda didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Riau, dr. Indra Yopi, Minggu (22/3/2020) siang. 

Selain itu juga, drone dilibatkan dalam memberikan himbauan kepada masyarakat untuk memenuhi aturan yang telah dikeluarkan pemerintah untuk menghindari perkumpulan massa. 

"Drone menjangkau lebih luas dengan memberikan himbauan agar mematuhi aturan pemerintah agar menjaga supaya virus Covid tidak menyebar," lanjutnya. 

Hal ini juga tertuang dalam maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (COVID-19). Tertuang kalimat agar kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum dan di lingkungan sendiri ditiadakan.

"Tentu himbauan ini diharapkan bisa dijalankan dengan baik. Kita ingin bersama- sama mengontrol di lapangan. Kontrol sosial bersama ini rasanya akan lebih baik kalau kita semua tidak berkumpul dalam jumlah yang banyak," kata Kapolda. 

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Riau, dr. Indra Yopi. Dirinya mengimbau masyarakat untuk menaati aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah. Sosial distancing atau jaga jarak sosial perlu dipatuhi agar memutus penyebaran virus mematikan ini. 

"Tujuan jaga jarak sosial agar masyarakat tidak ikut sakit. Biarlah kami petugas kesehatan ke luar ke rumah sakit. Masyarakat tetap dirumah saja. Jangan sampai ke mall apalagi ini hari Minggu. Jika itu terjadi maka sosial distancing ini tidak berjalan efektif," kata Yopi.

Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran untuk mematuhi aturan yang sudah berlaku. "Himbauan ini harus diperkuat dan berharap pasien positif tetap 1 dan tidak bertambah. Tentu dengan upaya kita bersama, tidak bisa cuma dokter, perawat, polisi tidak bisa bekerja tanpa masyarakat semua. Himbauan ini tolong dipatuhi, tidak perlu ke luar rumah, ke luar kota apalagi luar negeri itu sudah dilarang," harapnya. 

Jumlah pasien suspect Covid 19 di Riau terhitung sejak Sabtu (21/3/2020) kemarin, ada 36 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00