Polda Riau Turunkan Tim KBR Atasi Covid 19

KBRN, Pekanbaru: Kepolisian Daerah Riau menerjunkan 1.200 personel kepolisian dalam upaya pencegahan dan penanganan merebaknya virus corona di Riau. 

Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi usai memimpin gelar pasukan Operasi Kontijensi Aman Nusa II dalam rangka penanganan Covid 19, Minggu (22/3/2020) siang. 

"Total personel siagakan di Polda dan Polres jajaran 1200 personel untuk menangani baik pencegahan, penyebaran, penanganan sampai dengan rehabilitasi tiga tahapan ini akan diselenggarakan oleh 5 satgas mulai dari satgas pencegahan hingga bidang rehabilitasi penegakan hukum," ungkap Agung. 

Operasi terpusat dari Mabes Polri dan serentak dilaksanakan seluruh Polda di Indonesia akan digelar hingga 17 April 2020 mendatang.

"Hal yang Ingin dicapai dari operasi ini adalah di tahap pencegahan berkontribusi dengan gugus tugas untuk memutus penyebaran virus covid 19," jelasnya. 

Berkolaborasi dengan gugus tugas penanganan Covid 19, kepolisian menerjunkan tim Kimia Biologi Radioaktif (KBR) dan Gegana Brimob Polda Riau. Tim ini dianggap mampu menangani pencegahan virus atau bila ditemukan orang-orang di lapangan yang mungkin terindikasi corona. 

"Tim KBR mulai aktif hari ini hingga batas waktu yang tidak ditentukan," tambahnya. 

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Riau, dr Indra Yopi menyampaikan bahwa 1 pasien positif Covid 19 yang dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru kondisinya semakin membaik. 

"Sampai saat ini yang dinyatakan positif masih 1 orang. Kondisinya baik saja, tidak ada deman dan batuk. Kita menunggu hasil swap. Jika hasil swap negatif dan dua kali berturut-turut negatif beliau dinyatakan sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga," kata Indra. 

Jumlah pasien suspect Covid 19 di Riau terhitung sejak Sabtu (21/3/2020) kemarin, ada 36 orang. "Jumlah kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat hingga laporan kemarin sore ada 36 kasus PDP yang tersebar di seluruh rumah sakit di Riau. Terbanyak di Pekanbaru," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00