BBKSDA Riau dan Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi

Dua ekor satwa jenis burung yang dilindungi diamankan petugas dari operasi penyelundupan. Dok: BBSKDA Riau

KBRN, Pekanbaru: Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Polres Pelalawan gagalkan penyelundupan 505 ekor satwa secara ilegal, Kamis (30/6/2022) lalu. Dua pelaku turut diamankan beserta satu unit truk.

Satwa yang disita yakni ratusan ekor jenis burung asli Indonesia yang dilindungi maupun tidak. Kemudian dua ekor satwa luar negeri yakni jenis Kakak Tua Macau serta dua ekor satwa luar negeri jenis Rubah.

“Sudah serah terima satwa jenis burung dan jenis rubah dari hasil operasi penyergapan oleh Tim Polres Pelalawan pada Kamis malam," kata Kabid Wilayah I BBKSDA Riau, Andri Hansen Siregar, Sabtu (2/7/2022).

Kesemua satwa yang diamankan terbukti ilegal, lantaran si pengantar yang kini diamankan tak mampu menunjukkan bukti surat yang sah. Sipengantar, yakni supir dan kernet kini tengah dimintai keterangan lebih lanjut.

"Satwa yang diangkut tanpa dokumen sah. Supir dan kernetnya saat ini sedang di proses. Pengakuannya, satwa ini rencana akan dikirim ke Jambi dan Lampung," lanjutnya.

Selanjutnya sebanyak 260 ekor burung dilepasliarkan ke habitat aslinya. Sedangkan satwa jenis yang dilindungi dan jenis satwa yang berasal dari luar negeri (burung Makau, burung Wambi dan Rubah) dilakukan pengamanan ke Klinik Satwa Balai Besar KSDA Riau.

“Kita lakukan pemeriksaan kesehatan dan perawatan oleh tenaga medis dan perawat satwa, menjelang proses penyidikan lebih lanjut. Untuk satwa yang mati dilakukan penguburan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar