KLHK Keluarkan Surat Keputusan Pelepasan Kawasan Hutan, Pemprov Riau Gesa Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang

Ilustrasi jalan tol pekanbaru-padang

KBRN, Pekanbaru : Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), telah mengeluarkan keputusan untuk melepaskan kawasan hutan yang masuk pada pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang. Untuk di Riau, terdapat dua seksi yang masuk kawasan hutan yakni seksi Pekanbaru-Bangkinang dan Bangkinang-Pangkalan.

Sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto mengatakan, KLHK sudah mengeluarkan surat pelepasan kawasan hutan untuk jalan tol seksi Pekanbaru-Bangkinang sebanyak 25 ha. Kemudian, untuk seksi Bangkinang-Pangkalan ada sebanyak 92 ha.

"Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang dan Bangkinang-Pangkalan, sempat terkendala akibat adanya daerah yang masuk kawasan hutan. Tapi saat ini sudah dilepaskan oleh KLHK," katanya, Sabtu (28/05/2022).

Dengan sudah adanya surat pelepasan kawasan hutan tersebut, maka pihaknya akan segera menindaklanjutinya. Karena didalam surat tersebut, dibunyikan bahwa pemerintah daerah diberi waktu maksimal satu tahun untuk menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan tersebut. 

"Jadi kami diberi waktu paling lama satu tahun untuk menyelesaikan pembahasan lahan. Kalau tidak selesai, nanti bisa ditarik ke pemerintah pusat untuk penyelesaiannya," jelasnya.

Dengan sudah adanya pelepasan kawasan hutan tersebut, ditargetkan untuk jalan tol seksi Pekanbaru-Bangkinang sudah bisa dilalui. Dan untuk jalan tol seksi Bangkinang-Pangkalan bisa dilalui pada Juni 2023 mendatang. 

"Ditargetkan tahun Juni 2023, jalan tol Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang dan danBangkinang-Pangkalan sudah bisa dilalui masyarakat," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar