Bertemu Kembali dengan Tokoh-tokoh Riau, Supirman Teteskan Air Mata Bahagia

KBRN, Pekanbaru : Supirman terlihat tak kuasa menahan haru. Matanya berkaca-kaca. Sesekali ia terbata-bata saat berbicara. Gelak tawa pun bersaut-saut di kala itu.

Suasana haru itu secara spontan hadir, kala pria yang kini dipercaya menjadi Staf Staf Khusus BSSN Republik Indonesia, bertemu dengan sejumlah tokoh-tokoh di Riau, Minggu (21/5/2022) di Pekanbaru.

Saat itu, ia berinisiatif bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh yang berkali-kali ia coba sampaikan dengan suata terbata-bata sebagai mentor dalam perjalanan kehidupanya yang berliku dan turun naik.

Jadilah siang itu di salah satu rumah makan di Pekanbaru, H Jufri Zubir yang ia percaya untuk menjadi jembatan mempertemukanya kembali dengan sosok-sosok yang selama menjadi patron kehidupanya itu, berlepas rindu dan bernostalgia dengan tokoh-tokoh senior si Riau tersebut.

Tak asing lagi bagi orang Riau, hadir antara lain Mantan Gubernur Riau H Saleh Djasit. Selain itu juga hadir Mantan Bupati Rokan Hulu Ramlan Zas serta Mantan Bupati Pelalawan H Haris.

Tak kalah penting, hadir keluarga H Thamsir Rahman yang diwakili Baikal.

Tidak kalah penting, hadir pula sosok yang tidak akan dilupakann Supirman dalam kehidupanya. Antara lain Datuk H Suhardiman Amby, H Ahmad Syah Harofi, H Sawir Hamid serta Mantan Ketua PWI Riau H Helmi Burman serta Pj Bupati Kampar Dr. Kamsol.

Hadir pula tokoh pers senior Riau yang kini telah pula sukses menjadi Komisoner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau, Asril Darma.

Suasana kian mengharu biru kala H Jufri Zubir yang membawakan acara pertemuan sederhana itu mengucapkan selamat kepada Supirman yang telah sukses berkarir di Pemerintah Pusat.

Supirman pun diminta kala itu untuk menceritakan kisah perjalanan karir politik setelah tidak dipakai di Riau.

Tak lama kemudian suasana haru itu hadir kala Supirman menceritakan bagaimana ia dibesarkan oleh H Saleh Djasid dan Ramlan Zas sampai ia menitikkan air mata dan tidak bisa berkata-kata.

Baik Saleh Djasit maupun Ramlan Zas, tak kuasa menahan rasa haru dan bahagia atas pertemuan kembali dengan anak didiknya, Supirman. Rasa bangga serta kepuasan atas keberhasilan Supirman, seakan tak mampu lagi mereka sembunyikan. Terutama di umur mereka yang sudah sepuh. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar