Sekda Kuansing Sidak Kantor Dinas Kesehatan

KBRN, Pekanbaru : Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau Dedy Sambudi langsung perintahkan Plt. Kadis Kesehatan Kuansing untuk segera menyediakan Klinik Hemodialisis (Klinik Cuci Darah) di RSUD Teluk Kuantan saat Sidak di Dinas Kesehatan, Rabu (26/1/2022).

Setelah mengetahui RSUD Telukkuantan belum memiliki klinik Cuci darah Dedy Sambudi yang baru 3 hari menjabat Sekda Kuansing tersebut memberikan waktu lebih kurang tiga bulan harus sudah ada Klinik Cuci darah di RSUD Teluk Kuantan

"Kasian kita, masyarakat Kuansing jauh - jauh ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis untuk cuci darah", sebut Dedy Sambudi kepada awak media.

Dedy Sambudi yang backgroundnya memang orang kesehatan tersebut mendapatkan jawaban, terkendala pembiayaan untuk pengadaan Alat Hemodialisis menjelaskan dengan lugas.

"Tidak ada soal, Klinik Cuci darah bisa dipihak ketigakan, saya sudah perintah kan tenggak waktu sebelum masuk bulan puasa 2022 ini Pengobatan untuk cuci darah sudah bisa di Kuansing", pintahnya.

Sementara dari penelusuran media biaya cuci darah cukup tinggi yakni berkisar Rp 737.700 untuk klinik HD (hemodialis) tipe D, rumah sakit tipe C itu sekitar Rp 825.000, kelas B sekitar Rp 935.000, kelas A antara sekitar Rp 1.000.000.

Prosedur cuci darah pun tak bisa dilakukan hanya sekali, karena racun-racun di dalam darah perlu dibersihkan secara terus menerus.

Umumnya dua kali seminggu selama cuci darah itu berlangsung prosesnya 5 jam. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar