Pemprov Riau Ikuti Exit Meeting Kesiapan WBS TPK

KBRN, Pekanbaru : Asisten IIII Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Joni Irwan didampingi tim Inspektorat Provinsi Riau mengikuti exit meeting bersama KPK RI membahas hasil asesmen kesiapan Whitstleblowing System (WBS) Tindak Pidana Korupsi (TPK) terintegrasi di Provinsi Riau,yang digelar secara virtual di Riau Command Center, Senin (24/01/22).

Mengawali exit meeting tersebut, perwakilan dari tim WBS KPK RI, Anas menyampaikan dalam proses asesmen kesiapan WBS terdapat empat komponen dalam proses asesmen diantaranya terkait komitmen pimpinan tertinggi, budaya organisasi, kebijakan, dan aplikasi terkoneksi.

"Untuk kategori komitmen pimpinan tertinggi ini sudah dikatakan sudh terpenuhi karena dari Gubernur Riau sendiri yang mengajukan permohonan untuk dilakukan WBS terintegrasi,"ujarnya.

Selanjutnya, terkait kategori budaya organisasi dilakukan dengan cara melakukan kuisioner terhadap pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang masuk kurang lebih 700 kuisioner yang telah masuk.

Selain itu, Anas menyebutkan juga dilakukan wawancara terhadap perwakilan dari pegawai Pemprov Riau. Untuk kategori kebijakan, diungkapkan Anas dari kebijakan masih ada beberapa hal yang masih di susun oleh Pemprov Riau.

"Untuk kebijakan juga ada yang masih sedang proses. Hal ini juga kami telah melakukan diskusi dengan inspektorat terkait hal-hal yang mungkin perlu di tambahkan atau yang perlu di tambahkan terutama  perlindungan bagi pelapor,"katanya.

Sedangkan untuk kategori aplikasi terkoneksi, ia menerangkan dari hasil asesmen terdapat bahwa Pemprov Riau diinformasikan akan menggunakan aplikasi pengaduan dari KPK termasuk dengan koneksinya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten III Setdaprov Riau, Joni Irwan menuturkan bahwa Pemprov Riau akan segera melengkapi kekurangan data terhadap kesiapan WBS di Provinsi Riau.

"Untuk kelanjutannya kami akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi terutama dengan Ibu Anas mengenai kelengkapan yang diperlukan untuk kesiapan WBS terintegrasi ini,"ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar