Dekan Pelecehan Seksual Mahasiswi Ditahan Kejari Pekanbaru

Dekan Universitas Riau ditahan Kejari Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Dekan FISIP Universitas Riau, SF ditahan pihak kejaksaan ke sel tahanan, Senin (17/1/2022) siang. Tersangka pelecehan seksual terhadap mahasiswi ini menjalani serangkaian tes kesehatan sebelum dijeblolaskan ke tahanan. 

Sekitar pukul 13.00 WIB tersangka kemudian digiring ke mobil tahanan Kejari Pekanbaru. Tampak pihak keluarga ikut mendampingi Syafri Harto. 

Terkait penahanan ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Jaja Subagja mengatakan perkara sudah dilimpahkan ke Kejari Pekanbaru. 

"Penyidikan berasal dari Polda. Tadi pagi jam 10.00 WIB diserahkan ke Kejati Riau. Tersangka kami periksa kesehatan dulu di sini. Karena locus dan deliktinya di wilayah Pekanbaru, maka tersangka dan barang bukti kami limpahkan ke Kejari Pekanbaru," ujar Kajati Riau. 

Dikatakan Jaja, penahanan dilakukan agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti. 

"Alhamdulillah sesuai SOP yang berlaku. Sekarang terdakwa ini ditahan di sel tahanan Polda Riau. Masalah penahanan ada kewenangan masing-masing berdasarkan pasal 20 ayat 2 dan pasal 21 KUHAP sudah cukup alat bukti," jelas Kajati. 

"Dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan menyulitkan persidangan dan dia itu role model bagi dunia pendidikan sehingga dilakukan penahanan," ungkap Kajati. 

Sementara itu, penasihat hukum korban, Rian Sibarani menyampaikan apresiasinya atas kinerja kejaksaan melakukan penahanan terhadap tersangka. 

"Kita apresiasi keberanian Jaksa menahan tersangka. Tentunya ini masih belum selesai, masih ada proses pelimpahan perkara ke pengadilan untuk segera disidangkan," jelas 

Dirinya berharap, jaksa dan majelis hakim yang menyidangkan nantinya memandang dari perspektif korban kekerasan seksual. 

"Kasus kekerasan seksual adalah kejahatan luar biasa dan sudah banyak yang menjadi korban," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar