Pengeboran Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

KBRN,Pekanbaru : Kontraktor kontrak migas di provinsi Riau akan mengebor sekitar 550 sumur migas di 2022, dampaknya terjadi peningkatan pekerjaan dan pengembangan sektor migas sehingga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Riau lebih tinggi dibandingkan 2021.

Peralihan blok rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia ke PT Pertamina Rokan Hulu, menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan kemandirian energi di Indonesia.

Deputi Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Maria Cahyaningtyas mengatakan, selain itu, peralihan tersebut akan berdampak terhadap penurunan impor bahan baku migas sehingga mendorong penurunan defisit neraca perdagangan nasional.

“Pengalih kelolaan blok rokan, akan memberikan insentif bagi pemerintah daerah dan memberikan spillover yang lebih luas bagi masyarakat,sementara peningkatan lifting karena penambahan sumur migas baru, akan mendorong pertumbuhan sektor migas Riau ke arah yang lebih baik,” ucapnya. Sabtu ( 15/01).

Kontribusi sektor migas terhadap pertumbuhan ekonomi Riau,menurutnya diperkirakan akan semakin tinggi pada tahun 2022, dengan produksi minyak yang terus meningkat secara gradual, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Riau berada pada kisaran 3-4%, atau keluar dari tren dalam beberapa tahun terakhir 2-3%.

Sebelumnya Kepala SKK Migas Sumbagut,Rikky Rahmat Firdaus mengatakan khusus di wilayah Riau akan dilakukan pengeboran lebih dari 500 pada tahun ini.

Strategi perencanaan yang cukup matang dari pemerintah investasi migas di Riau akan berdampak positif pada perekonomian riau hingga beberapa tahun mendatang (ts)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar