Radio Swai Kupas Tuntas Capaian Kinerja Perangkat Daerah Bersama Bappeda Inhu,Riau

KBRN,Pekanbaru : Roda pemerintahan Kabupaten Indragiri Hulu dibawah kepemimpinan Bupati Rezita Meylani Yopi dan Wakil Bupati Junaidi Rachmat telah memasuki masa 100 Hari Kerja sejak resmi dilantik pada 5 Juli 2021. Untuk itu, Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Swara Indragiri (SWAI) menggelar talkshow spesial bersama Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Indragiri Hulu, H. Sukarjo, S.Si, M.Si, Jum’at (15/10/2021). Talkshow ini membahas secara mendalam capaian kinerja Perangkat Daerah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu Periode 2021-2026.

Mengawali perbincangan, Sukarjo yang hadir mewakili Bupati Indragiri Hulu, menerangkan bahwa pada dasarnya tidak ada regulasi khusus yang mengatur terkait  capaian 100 hari kerja.

“Namun ini dapat dijadikan momentum bagi Kepala Daerah yang baru saja dilantik untuk meyakinkan visi dan misinya kepada masyarakat dalam bentuk kerja nyata” terang Sukarjo. Ia kemudian menambahkan, keberhasilan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih merupakan indikator pragmatis kinerja pembangunan dalam waktu singkat yang nantinya akan menjadi catatan evaluasi bersama.

Masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu terpilih tentunya memiliki banyak program yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang di dalamnya juga memuat Visi dan Misi Kepala Daerah.

Lebih lanjut, Sukarjo memaparkan beberapa program 100 hari kerja Kepala Daerah Inhu. Program tersebut diantaranya Meningkatkan pengembangan  SDM, Meningkatkan kesejahteraan Industri Kecil Menengah, Meningkatkan kesehatan terhadap masyarakat khususnya dimasa  pandemi COVID-19, serta Meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam pencapaian 100 hari kerja, pemerintah daerah juga terus memberikan dukungan terhadap Industri Kecil Menengah (IKM). Bupati Rezita memang secara lantang menggaungkan dukungannya terhadap ekonomi kreatif dan IKM di Kab. Indragiri Hulu. Dalam berbagai kesempatan, ia bahkan secara pribadi terjun langsung memberi motivasi kepada para pelaku IKM bahkan tak segan mempromosikan produk-produk IKM tersebut diakun media sosial pribadinya. 

Dalam bidang kesehatan, Bupati dan Wakil Bupati juga fokus melakukan penanganan terhadap COVID-19,  yang dimana dalam 100 hari kerja berhasil menurunkan tingkat kasus covid-19 di Inhu dan menurunkan Status COVID-19 di Inhu menjadi Level 2. Tak hanya itu, mengencarkan program Vaksinasi agar tingkat Covid-19 terus mengalami penurunan.

"Melalui dinas kesehatan, dan seluruh Puskesmas yang ada di Inhu, kita telah membuka saluran Informasi tentang PelaksanaanVaksinasi yakni melalui Facebook yang bisa diakses oleh siapa saja" tambah Sukarjo.

Dalam bidang perhubungan, salah satu target capaian adalah tidak lagi kendaraan yang bertonase melebihi 8 ton yang melintasi Jalan Kabupaten. “untuk menyamakan pemahaman di masyarakat, sesuai amanat Undang-Undang, ada 5 pilar transportasi yang sah yang memiliki kewenangannya masing-masing.” Terang Sukarjo. Kelima pilar tersebut yakni Bappeda, PU-PR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Kepolisian. Terkait truk ODOL yang kerap kali menimbulkan masalah, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres memiliki wewenang untuk menindak kendaraan ODOL yang melintasi jalan kabupaten tersebut.

Diakhir perbincangan, Sukarjo juga mengatakan tantangan terbesar yang dirasakan selama 100 hari kerja adalah masalah COVID-19. Ia juga mengungkapkan harapan agar adanya proses dukungan serta kerjasama yang baik dalam upaya menyelesaikan target-target sehingga Visi dan Misi yang sudah dibentuk bisa terlaksana dengan baik. (rl)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00