Distankan Salurkan 1200 Kartu Tani di Pekanbaru

 

KBRN,Pekanbaru : Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru (Distankan) drh. H. Muhammad Firdaus, M.Si menyerahkan secara simbolis Kartu Tani kepada  pelaku usaha pertanian.

Pendistribusian Kartu Tani dilakukan di tiga Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rumbai, Kulim dan Tampan, Selasa (21/9).

Plt. Kepala Dinas Muhammad Firdaus membenarkan,pemberian kartu tani ini dapat segera dimanfaatkan oleh petani.

"Dengan Kartu Tani, petani akan diberikan kemudahan dalam penebusan pupuk subsidi dan dapat menimalisir kecurangan," katanya.Rabu (22/09/21)

"Data penerima manfaat yang ada dikartu tani sudah valid, dan sudah melalui verifikasi bertingkat mulai dari penyuluh, admin di Balai Penyuluhan Pertanian, admin Dinas Kab/Kota dan terakhir adalah penyusunan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) Pupuk Subsidi dan kelompok sudah terdaftar di Simpul Penyuluh (SIMLUH)," sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Customer Service Operation (CSO) Bank Mandiri cabang Pertamina Irma Suryani Nasution melalui Sunaryo selaku ketua pendistribusian menyampaikan secara teknis kendala pendistribusian tidak ada.

"Hampir 80% Kartu Tani di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir sudah disalurkan, data penerima baru dan lama juga didistribusikan sesuai dengan data base yang ada," jelasnya.

"Bagi petani yang belum memperoleh kartu tani. namun, namanya sudah ada di database silahkan datang ke Kantor Bank Mandiri Cabang Pertamina-Rumbai," imbuhnya.

Dikutip dari m.liputan6.com beberapa waktu yang lalu Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil Menerangkan, Kementan sejauh ini selalu bekerja keras agar stok pupuk subsidi bisa sampai ketangan petani yang betul-betul membutuhkan.

"Didalam kartu tani sudah tersedia data petani, disamping data juga sudah ada kebutuhannya," lanjutnya.

Jadi, bagi petani yang sudah mendapatkan kartu tani silahkan datang kekios pengecer dan bisa menggunakannya untuk penebusan pupuk subsidi, bagi yang belum terintegrasi datanya akan diselesaikan tahun 2021 ini. (eb)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00