DPRD dan Pemko Teken MoU KUA-PPAS APBD Perubahan 2021

KBRN, Pekanbaru : Kendati sedikit terlambat dari jadwal, akhirnya DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna dengan agenda Penandatanganan Kesepakatan (MoU) Perubahan KUA-PPAS APBD Pekanbaru Tahun 2021, Rabu (22/09). Menjelang dilakukannya pembahasan terhadap APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2021, ada dua hal yang menjadi sorotan dewan yakni masalah pembayaran hutang tunda bayar dan rincian refocusing anggaran Covid-19.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ginda Burnama selaku Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, didampingi Ketua DPRD Pekanbaru – Hamdani dan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru - Tengku Azwendi Fajri. Sementara itu, juga hadir Walikota – Firdaus, Sekdao Pekanbaru – Muhammad Jamil, Asisten serta Pejabat Eselon II dan III dilingkungan Pemko Pekanbaru.

Berdasarkan jadwal, seharusnya penandatangan MoU KUA-PPAS APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2021 harus dilakukan pada pertengahan bulan September. Ditargetkan, pengesahan APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2021 dilakukan menjelang tanggal 30 September nanti.

Walikota Pekanbaru, Firdaus mengatakan, jumlah APBD Perubahan Pekanbaru 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp 59 miliar jika dibandingkan dengan APBD Murni Pekanbaru tahun 2021 lalu. Pergesaran anggaran, masih terfokus kepada pembiayan penanganan Covid-19

“Alhamdulilah, tadi kita telah melakukan MoU APBD Perubahan Pekanbaru 2021. Jika dibandingkan dengan APBD Murni Pekanbaru 2021 yang berjumlah Rp 2,59 triliun, maka APBD Perubahan Pekanbaru 2021 memang mengalami peningkatan sebesar Rp 59 miliar. Meski seolah-olah terlihat adanya penambahan, namun sebenarnya jumlah APBD Perubahan Pekanbaru masih tetap sama. Dalam APBD Perubahan ini, semua kegiatan digeser untuk pembiayan penanganan Covid-19 dan pembayaran hutang tunda bayar tahun 2020 lalu,” ungkap Firdaus kepada RRI Pekanbaru, Rabu (22/9/2021).  

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Ginda Burnama menyebutkan, persoalan pembayaran hutang tunda bayar Pemko Pekanbaru akan menjadi fokus dalam pembahasan APBD Perubahan 2021 nanti. Dimana. Jumlah hutang tunda bayar Pemko Pekanbaru tahun 2020 lalu mencapai angka Rp 244 miliar.

“Tentunya kita fokus di kegiatan tunda bayar, yang beberapa tahun terakhir memicu carut marut di perekonomian kita. Meski APBD Perubahan terlihat naik, namun sebetulnya kita gali lobang tutup lobang. Jika dihitung, jumlah APBD Perubahan Pekanbaru tahun 2021 sekitar Rp 2,649 triliun,” ucap Ginda.

Sebagaimana diketahui bersama, pada tahun ini Pemko Pekanbaru telah melakukan sebanyak 2 kali pergeseran anggaran atau refocusing sedangkan pada tahun 2020 lalu dilakukan sebanyak 7 kali refocusing anggaran. Selain APBD Perubahan Pekanbaru 2021, DPRD Pekanbaru nantinya juga akan melakukan pembahasan APBD Pekanbaru Tahun 2022.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00