Pendapatan Ojol Turun  Hingga 50 Persen Sejak PPKM Level 4

KBRN,Pekanbaru : Kebijakan diberlakukannya  pembatasan kegiatan masyarakat level 4 di Kota Pekanbaru  guna menekan kasus covid-19 dalam PPKM darurat, ada sejumlah regulasi yang dikeluarkan diantaranya penyekatan jalan, pembatasan mobilitas, penutupan sementara mall atau pusat perbelanjaan, dan restoran atau rumah makan hanya boleh layani delivery/take away.

PPKM Level 4  Kota Pekanbaru telah berlaku sejak, 26 hingga 2 agustus mendatang.  Penerapan PPKM leval 4t yang sudah berjalan beberapa hari ini  dikeluhkan sejumlah pihak. salah satunya para driver ojok online (ojol) mereka mengeluhkan pendapatan yang menurun drastis.

Salah satunya dikeluhkan Sugeng Santoso  yang sehari hari mangkal di seputaran jalan Arifin Ahmad.  Sugeng menyebut pendapatan menurun drastis hingga 50 persen selama PPKM leval 4 diberlakukan biasanya ia, bisa dapat  8 hingga 10  orderan sampai malam.

“Namun karena ada PPKM leval 4,cuma dapat setengahnya saja . Ini juga dampak dari penyekatan jalan dan dampak penutupan banyak toko. pada saat pppkm level 4 ini, mayoritas pelanggan adalah order makanan.,” jeas Sugeng kecewa.

Di samping itu, Sugeng  yang telah lebih dari tiga tahun bekerja sebagai ojol, menyebut menurunnya pendapatan dikarenakan juga dampak dari perkantoran yang diwajibkan menerapkan work from home (wfh) atau bekerja dari rumah bagi pegawainya. (ilustrasi/ eb)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00