Patroli dan Razia Prokes Tebang Pilih, Fathullah Sentil Walikota

KBRN, Pekanbaru : Maraknya patroli dan razia protokol kesehatan yang menyasar kepada pelaku usaha di bidang kuliner, membuat Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru – Fathullah turut angkat bicara. Dirinya menyentil kebijakan yang dikeluarkan oleh Walikota Pekanbaru, yang dinilai merugikan pelaku usaha kecil.

Sejumlah pelaku usaha kuliner di Pekanbaru menyampaikan protes kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, terkait gencarnya pelaksanaan patroli dan razia protokol kesehatan oleh Tim Gabungan Satgas Covid-19 Pekanbaru. Mereka menilai, pemerintah tebang pilih dan tidak berpihak kepada rakyat kecil yang kini mulai bangkit pasca dihantam Pandemi Covid-19.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Fathullah mengatakan, peraturan dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dinilai berat sebelah alias tebang pilih. Para pelaku usaha kecil dirazia, sedangkan pengusaha besar dibiarkan begitu saja.

“Saya himbau kepada Pemerintah Kota Pekanbaru terutama Bapak Walikota Pekanbaru agar peraturan yang dibuat harus sama dan adil. Kalau sekarang peraturannya orang lemah didirikan, orang kuat seperti mall dan  Ramayana dibebaskan untuk berjualan beli, padahal disitu jumlah pengunjung sangat luar biasa ramainya. Pelaku usaha kuliner disuruh tutup jam 21.00 wib, sedangkan orang baru mencari makan atau jajanan jam segitu. Saya minta peraturan itu harus ditegakkan, jangan tebang pilih,” ungkap Fathullah kepada RRI Pekanbaru, Kamis (6/5/2021).

Fathullah menghimbau pelaku usaha kuliner di Pekanbaru, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Roda perekonomian tetap berjalan, namun kesehatan juga harus jadi perhatian seluruh pihak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00