Kejari Pekanbaru Gelar Suntikan Vaksinasi Booster

Tenaga medis suntik vaksin booster di Kejari Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Kejaksaan Negeri Pekanbaru melaksanakan vaksinasi booster. Penyuntikan vaksin dosis ketiga itu diberikan kepada pegawai, honorer, hingga keluarga pegawai.

Vaksinasi itu disaksikan langsung oleh Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Teguh Wibowo, dan seluruh Kepala Seksi (Kasi) serta Kasubbag Pembinaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai III Kejari Pekanbaru.

"Kegiatan ini diikuti oleh pegawai, honorer dan keluarga pegawai Kejaksaan Negeri Pekanbaru dengan jumlah sekitar 90 orang," ujar Kajari Pekanbaru Teguh Wibowo melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Lasargi Marel, Jumat (28/1/2022).

Dikatakan Marel, sebelum dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19, petugas medis terlebih dahulu melakukan pengecekan administrasi dan screening. Tujuannya untuk memastikan mereka layak atau tidak untuk menerima booster.

"Cek yang dilakukan standar sebelum vaksin. Apakah pernah (terpapar) covid, sesak nafas dan lain sebagainya. Pengecekan itu dilakukan petugas medis dari RSD (Rumah Sakit Daerah,red) Madani Pekanbaru," kata Marel.

Lanjut Marel, penyuntikan vaksin ini dilakukan untuk mencegah atau menghentikan penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Pekanbaru. Utamanya varian baru Omicron.

Para peserta vaksin booster ini mengikuti dengan penuh antusias serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. "Dalam booster ini disediakan vaksin jenis Pfizer," pungkas Jaksa yang pernah bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau itu.

Vaksinasi booster adalah vaksinasi Covid-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan.

Bahwa diperkirakan terjadi penurunan antibodi pada enam bulan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis primer lengkap. Sehingga dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar