BKKBN Riau Fasilitasi Pertemuan Dalam Rangka Percepatan Stunting

KBRN, Pekanbaru : BKKBN Perwakilan Provinsi Riau, memfasilitasi Pertemuan Advokasi dan KIE Promosi Pengasupan 1000 Hari Pertama Kelahiran Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Riau Tahun 2022. Pembukaan dilaksanakan Kamis (27/1/2022) di Hotel Grand Central Pekanbaru.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia usai menjadi moderator kegiatan mengatakan sesuai hasil survei gizi Indonesia, bahwa Riau masih 22,3 persen, sedangkan target dari pemerintah pusat sebagaimana dicanangkan Presiden sebanyak 14 persen pada tahun 2024. Sedangkan Gubri sebagaimana dalam RPJMD sebesar 18 persen.

"Jadi ditargetkan 3 persen dalam rangka percepatan pada tahun ini sebagaimana komitmen kita bersama pemerintah daerah," jelasnya.

Dikatakan, sebagaimana dalam rencana aksi percepatan penurunan stunting, maka perlu dukungan semua pihak secara bersama-sama dengan bergandeng tangan untuk mencapai target penurunan stunting.

"Jadi inilah pertemuan ini untuk mengajak bersama-sama dalam hal intervensi terpadu, anggaran dan lainnya sebagai, sehingag dilakukan kegiatan ini karena penurunan stunting perlu mengajak semua pihak. Kami pun yakin melalui pertemuan ini, Insha Allah penurun bisa digesa," jelasnya.

Dikatakan, dalam rangka menurunkan stunting di Riau, BKKBN sudah memiliki personil yang jumlahnya mencapai 10.674 yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se Riau.

"Jumlah itu terdiri dari 3.558 tim pendampingn keluarga ditambah dengan dukungan lain termasuk kadaer," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Masrul Kasmy yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen dalam upaya penurunan stunting.

"Ada satu hal terkait dengan anggaran, selain yang dianggarkan dari Pemerintah Daerah, kita sangat mendorong peran swasta untuk menurunkan angka stunting di Riau yang masih 22 persen lebih," jelasnya.

Diakui perlu dukungan dari kabupaten/kota dan koordinasi antara daerah perlu dilakukan untuk mempercepat penurunan angka stunting di Riau.

Kegiatan Petermuan Proyek Nasional itu juga menghadirkan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Provinsi Riau, Heriyanto sebagai nara sumber. Sedangkan pesertanya adalah BKKBN Provinsi Riau, Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Bapedalitbang Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, TP PKK Provinsi Riau, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB se Provinsi Riau dan Bappeda kabupaten/kota se Provinsi Riau. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar