Kasus DBD Turun di Kuansing, Dinkes Tetap Waspadai Musim Pancaroba

KBRN,Pekanbaru : Berdasarkan data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kuansing, Tahun 2021 atau tercatat sampai November total kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kuansing berjumlah 31 kasus, Senin (29/11/2021).

Kasus tersebut jauh turun dibanding tahun 2020 lalu dengan total 246 kasus dan dua kasus meninggal dunia.

"Alhamdulillah kasus DBD tahun ini jauh turun dibanding tahun lalu," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kuansing, Jumardi .

Jumlah kasus terbanyak berada di wilayah Puskesmas Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir. "Kasus di Sungai Buluh kemarin itu mencapai 10 kasus terbanyak di Kuansing," kata Jumardi.

Untuk mengantisipasi dan mencegah DBD terjadi, Dinkes Kuansing menghimbau warga untuk mengoptimalkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan mengubur, menutup dan menimbun (3M) barang-barang bekas.

"Kalau sarang nyamuk tidak diberantas kita percuma lakukan fogging," kata Jumardi.

Langkah yang tepat untuk mencegah DBD lanjut Jumardi, warga diminta untuk rutin melakukan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar terutama lingkungan rumah.

Dinkes juga mengajak masyarakat untuk selalu giat melakukan gotong royong membersihkan tempat penampungan air dan menutup tempat penampungan air supaya nyamuk tidak lagi bisa bersarang di sana. (ilustrrasi/dw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar