Vaksinasi Merdeka Mabes Polri, UMRI Kebagian Jatah 2.000 Dosis

KBRN, Pekanbaru : Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bekerjasama dengan Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) menggelar kegiatan Vaksinasi Merdeka yang menyasar kepada 4.000 peserta vaksin, Rabu (22/9/2021). Melalui kegiatan vaksinasi massal tersebut, UMRI kebagian jatah sebanyak 2.000 dosis vaksin untuk mahasiswa sedangkan sisanya diberikan kepada masyarakat umum.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang digagas oleh Mabes Polri ini, digelar serentak pada 96 titik di seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Riau yang akan berlangsung hingga hari Kamis (23/9/2021) besok. Melalui kesempatan ini, Mabes Polri juga menyerahkan bantuan beras seberat 5 kilogram bagi 1.500 peserta vaksin yang berasal dari kalangan masyarakat umum.

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Mubarak menyebutkan, pemberian vaksin bagi mahasiswa UMRI sebelumnya sudah pernah digelar bersama Polda Riau dengan jumlah kuota sebanyak 400 peserta. Sedangkan untuk kegiatan vaksinasi massal bersama Mabes Polri, UMRI kebagian jatah kuota sebanyak 2.000 peserta.

“Vaksinasi Merdeka ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan vaksin massal lainnya, dimana penyelenggaranya berasal dari Mabes Polri. Pemberian vaksin akan dilakukan selama 2 hari, dengan 3 merk vaksin yang tersedia yakni Sinovac, Moderna dan Astrazeneca. Selain mahasiswa, juga ada kalangan masyarakat umum yang ikut divaksin. Hari ini kita mendapatkan jatah untuk 2.000 dosis bagi mahasiswa, sebelumnya 400 dosis dari Polda Riau. Kalau digabungkan, mahasiswa kita baru mendapatkan 2.400 dosis vaksin sedangkan jumlah total mahasiswa kita sebanyak 7.000 lebih. Jika mengacu kepada angka herd immunity 70 persen, maka vaksinasi bagi mahasiswa baru mencapai angka 30 persen,” ungkap Mubarak kepada RRI Pekanbaru, Rabu (22/9/2021).

Salah seorang mahasiswa UMRI, Wisnu Ade Kurniawan mengaku, dirinya cukup tertarik untuk mengikuti kegiatan vaksinasi massal di kampus karena banyak kemudahan yang diberikan pihak kampus. Selain itu, program vaksin yang digencarkan pemerintah sangat bermanfaat  sebagai upaya dalam menekan kasus penularan Covid-19.

“Saya baru kali ini ikut vaksin, karena banyak kemudahan yang diberikan oleh pihak kampus. Meski saat ini kuliah masih dilakukan secara daring, namun vaksinasi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan sebagai bentuk upaya dalam pertahanan diri dari serangan Covid-19. Menjelang kuliah tatap muka digelar pada awal tahun baru nanti, kami para mahasiswa memang didorong untuk melakukan Vaksinasi Covid-19,” sebut Wisnu.

Bagi mahasiswa UMRI yang belum berkesempatan melakukan Vaksinasi Covid-19, bisa mengakses website www.umri.ac.id untuk mendapatkan informasi terbaru seputar jadwal dan pelaksanaan vaksinasi di kampus. Pihak kampus memastikan, jelang kuliah tatap muka digelar pada awal tahun baru nanti maka 70 persen mahasiswa sudah harus divaksin. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00