Jumlah Kasus Meningkat, Warga Antri Divaksin

KBRN, Pekanbaru : Pemko Pekanbaru terus menggesa percepatan vaksinasi Covid-19 di Pekanbaru, seiring dengan bertambahnya jumlah kasus penularan Covid-19. Tingginya permintaan vaksinasi dan terbatasnya jumlah vaksin yang dimiliki, membuat masyarakat harus antri untuk divaksin.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, terdapat sebanyak 78.000 ajuan permintaan vaksin. Permintaan tersebut, berasal dari kelompok pelayanan publik dan pelaku usaha.

Diakui Dinas Kesehatan Pekanbaru, minat masyarakat terutama dari kalangan pekerja pelayan publik untuk melakukan vaksinasi cukup tinggi, namun vaksin yang tersedia sangat terbatas. Dimana, vaksin yang tersedia lebih diprioritaskan bagi kelompok masyarakat lanjut usia.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Zulkarnain mengatakan, dengan adanya antrian panjang permintaan vaksin di Pekanbaru, hendaknya bisa menjadi perhatian pemerintah pusat. Dirinya berharap, pemerintah pusat bisa menambah jumlah pasokan vaksin karena jumlah permintaan cukup tinggi.

"Pertama, sekarang dengan adanya antrian panjang ini kita harapkan pemerintah pusat agar lebih fokus karena kebijakan tersebut berada di pemerintah pusat. DPRD Pekanbaru meminta, agar ketersediaan pasokan vaksin di Pekanbaru bisa dibantu. Karena upaya pemutusan mata rantai Covid-19, salah satunya adalah vaksin. Jadi vaksin ini jangan sampai terhambat DAN terlambat," ungkap Zulkarnain kepada RRI Pekanbaru, Selasa (11/5/2021).

Zulkarnain menambahkan, protokol kesehatan tetap harus dijalankan karena vaksinasi tidak menjamin seseorang kebal terhadap Covid-19. Semakin banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi, maka kekebalan berkelompok atau herd immunity akan segera terbentuk.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00