Sakit, Jemaah Riau Batal di Terbangkan

KBRN, Pekanbaru : Kondisi kesehatan yang masih sakit menjadi alasan sehingga jemaah haji yang direncanakan terbang ke Pekanbaru bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA turut mendampingi, gagal di berangkatkan. Kondisi jemaah tersebut kembali menurun dan dinyatakan tidak layak terbang oleh Dokter yang juga mendampingi.

"Kondisi jemaah Riau atas nama Kasmi Musni Wardi menurun, pada hal yang bersangkutan sudah berada diruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam untuk di terbangkan ke Pekanbaru. Bersangkutan mengalami Keringat dingin, tensi 60/70 dan muntah, akhir di putuskan oleh dokter yang bersangkutan tidak layak terbang dan kembali dirujuk ke Rumah Sakit Batam," tutur Mahyudin, Jum'at (12/8/2022).

Lebih lanjut Mahyudin mengatakan sebelumnya jemaah tersebut sudah merasa senang diizinkan pulang ke Pekanbaru. Bahkan Kepala Kanwil turut menghibur jemaah sejak dari Rumah Sakit hingga ke Bandara.

"Pada hal jemaah sudah senang diizinkan dokter untuk kembali ke Pekanbaru, saya bantu beri semangat dan hiburan untuk menyenangkan hati pasien. Mari kita berdoa semoga bapak bisa segera sampai di Pantai Cermin kembali bersama keluarga. Pasien sudah happy dan ketawa terhibur, begitu juga istri dan seorang cucu yang mendampingi, jemaah juga sudah diantar oleh ambulan ke Bandara, hanya beberapa saat akan terbang, kondisinya menurun," lanjut  Mahyudin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya jamaah haji yang tergabung dalam kloter 5 BTH tersebut direncanakan kembali ke Pekanbaru menggunakan pesawat Superjet pukul 16.25 WIB dan langsung didampingi Kepala Kanwil Kemenag Riau.

Sebelumnya Kepala Seksi Penylenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Kampar, Zulfaimar juga mengaku senag bahwa pemulangan Kasmi Musni Wardi sudah dijadwalkan dan dilakukan berdasarkan keputusan PPIH Daerah Riau agar yang bersangkutan lebih mendapat pengobatan di Riau.

"Ya, berdasarkan informasi dari anaknya Insya Allah sore ini bapak Kasni dipulangkan dari Batam menuju Pekanbaru dan langsung dibawa pulang ke rumahnya di Tapung," kata Zulfaimar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar