Riau Masih Belum Perlu Terapkan PSBB

Jubir Satgas Covid-19 Riau dr. Indra Yovi
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution

KBRN, Pekanbaru : Mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021, beberapa daerah di Pulau Jawa dan Bali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun untuk di Provinsi Riau, Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yovi mengatakan PSBB belum terlalu perlu dilakukan, karena jumlah pasien positif covid-19 dan pasien sembuh sama, bahkan ada kalanya jumlah pasien yang sembuh lebih tinggi dibandingkan yang terkonfirmasi.

"Kalau untuk Riau saat ini belum perlu diterapkan PSBB, karena jumlah pasien yang positif dengan pasien yang sembuh sama, dan bahkan pasien yang sembuh lebih tinggi jumlahnya, "jelasnya, Kamis (07/01/21).

Diungkapkan selama dua bulan terakhir, jumlah kasus positif covid-19 di Riau stabil, dimana angka kumulasi setiap harinya dibawah angka 2 ribu, dengan kisaran diangka 1.400 sampai dengan 1.800 per hari.

"Kita liat selama dua bulan terakhir yakni bulan November dan Desember, jumlah kasus positif stabil, dengan angka kumulasi setiap harinya dibawah 2.000, dikisaran 1.400 sampai dengan 1.800 per hari. Dan angka kematian juga setiap hari 3 sampai 4 dengan presentase angka kematian 2,33 persen itu stabil, "ungkapnya.

Namun dokter spesialis paru ini menuturkan melihat kondisi liburan Natal dan tahun baru kemarin, untuk mengatakan stabil masih belum dapat dilakukan sekarang.

"Tapi untuk berbicara stabil, tidak dapat dilakukan sekarang, jika melihat kondisi liburan kemarin, bisa dikatakan stabil jika dilihat pada 14 - 21 Januari nanti. Jika di tanggal 14 - 21 Januari angka kasus terkonfirmasi masih tetap sama dengan hari ini, maka masyarakat yang keluar atau yang masuk ke Riau sudah berhasil menerapkan protokol kesehatan selama liburan, "ujarnya.

Sementara Wakil Gubenur Riau Edy Natar Nasution menyampaikan untuk penerapan PSBB di Provinsi Riau masih menunggu petunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00