Puncak Musim Penghujan November – Desember

KBRN,Pekanbaru : Di Provinsi Riau sebenarnya ada wilayah Kabupaten sejak agustus sudah masuk musim penghujan kemudian September dan Oktober sudah secara keseluruhan memasuki musim penghujan .

“Diperkirakan puncak musim penghujan akan terjadi di seluruh Provinsi Riau pada bulan  November dan Desember ,karena ada pengaruh Lanina lemah diperkirakan ada penambahan curah hujan di wilayah Riau pada umumnya antara 20 hingga 30 persen dari kondisi normal,” kata Kepala Stasiun BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Ramlan,Sabtu ( 23/10/21).

Menurutnya,Jika sudah memasuki puncak musim penghujan biasanya priode harian petirpun tidak terlalu lama,kalau hujan sudah masuk sore hari apalgi malam hari hanya gemuruh  tidak seperti ledakan petir yang ada.    

“Dalam beberapa hari kedepan intensitas curah hujan akan merata diwilayah Provinsi Riau sedangkan sporadis bisa saja dalam satu hari tidak hujan kemudian bisa hujan kembali,sporadis dalam segala waktu xan sporadis sekala wilayah,” urainya.

Jika ada musim penghujan semua titin panas sudah mulai berkurang dan sudah mulai habis walaupun masih ada tapi tidak banyak lagi karena ada lahan gambut yang belum terbasahi oleh hujan

Kepala Stasiun BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Ramlan menjelaskan,wilayah lahan gambut di Riau hampir ada diseluruh Kabupaten/kota namun ketebalannya bermacam macam dan tidak merata.

“ Lahan gambut di Riau diantaranya ada Bengkalis,Dumai,Pelalawan,Siak,Rokan Hulu,Indraigiri Hilir,Indragiri Hulu ,Rokan Hilir,Kuansing dan ada semua wilayah yang begambut,” ungkap Ramlan.

Ramlan juga menghimbau kepada masyarakat karena akan memasuki puncak musim penghujan yang diperkirakan bulan November hingga akhir desember hendaknya antisipasi sejak dini.

“ Pihaknya akan terus berkomunikasi dengan BPBD daerah, yang mengetahui daerah mana yang rawan banjir, longsor akibat dampak musim penghujan yang nantinya akan bisa diminalisir,” tutur Ramlan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00