Objek Wisata Harus Lengkapi Fasilitas, Khususnya Tempat Ibadah dan Toilet Untuk Kenyamanan Pengunjung

Gubernur Riau Syamsuar hadiri halal BI halal alam

KBRN, Pekanbaru : Objek wisata di Provinsi Riau Harus mempersiapkan fasilitas yang membuat wisatawan atau pengunjung merasa nyaman saat berada disana. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar, saat menghadiri Halal Bi halal Alam yang digelar oleh perusahaan Astra Grup wilayah Riau di Taman Wisata Alam Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Sabtu (21/05/2022).

Dijelaskannya, Provinsi Riau tahun ini telah berhasil memborong Anugerah Adinata Syariah dengan mendapatkan tiga kategori penghargaan yakni kategori Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan, kategori Keuangan Syariah dan kategori Industri Halal.

Dengan begitu, kelayakan fasilitas di kawasan objek wisata bumi lancang kuning ini harus terus diperhatikan untuk mempertahankan destinasi wisata halal. 

“Riau ini kan sudah termasuk wisata halal, oleh karena itu semua lini fasilitas ibadah mari diperhatikan demi kenyamanan wisatawan yang datang,” ujarnya.

Ditambahkan, masjid dan toilet juga merupakan tempat yang harus ada dikawasan objek wisata, karena itu kondisinya harus dibuat nyaman saat digunakan. 

“Dengan kebersihan yang di utamakan maka akan timbul kenyamanan, orang-orang pun akan terus berdatangan kesini. Itulah yang nantinya akan membuat pariwisata kita akan maju,” katanya.

Saat berkunjung ke Desa Buluh Cina, Gubernur Syamsuar tidak hanya menghadiri kegiatan halal bi halal. Namun, ia juga melakukan peninjauan keramba ikan, penanaman bibit pohon, dan memberi makan gajah. 

Orang nomor satu di Riau itu mengaku senang saat berkunjung meninjau keramba ikan, karena masyarakat dilihatnya bisa membudiyakan ikan ciri khas Riau.

“Saya senang sekali dengan adanya budiya ikan tapah dan ikan baung itu, makin menguatkan ciri khas Riau. Untuk itu mari terus kita jaga hal tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Buluh Cina, Azrianto mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang telah dilakukan Gubernur Riau bersama rombongan ini.

Dijelaskannya, bahwa desa ini telah memiliki mushola sebagai tempat ibadah serta toilet yang mempuni. Ia melanjuti desa tersebut juga mempunyai tujuh danau yang terbentuk dengan alami dan memiliki ke indahan eksotis sangat cocok untuk di singgahi para wisatawan.

“Objek wisata alam ini telah mempunyai satu mushola dan satu toilet yang bisa digunakan, dan daerah ini juga terdapat tujuh danau yang terbentuk dengan secara alami.” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar