Dewan Pendidikan Riau Minta Transparansi Daya Tampung Siswa Baru

Ketua Dewan Pendiidkan Riau Zulkarnain Nurdin saat dialog di RRI (pakai baju kemeja kotak-kotak- dok.RRI)

KBRN, Pekanbaru – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk tingkat SMA / SMK Negeri di Provinsi Riau sudah dibuka sejak 27 Juni kemarin dan hingga sekarang masih berlangsung.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Zulkarnain Nurdin mengharapkan pelaksanaan PPDB dapat berjalan lancar dan tidak ada masalah seperti tahun lalu.

Menurut Zulkarnain, yang paling penting pada pelaksanaan PPDB adalah transparansi dari Dinas Pendidikan terkait dengan kuota atau daya tampung siswa baru. Sebab pada PPDB tahun lalu terjadi masalah mengenai daya tampung di sekolah.

“Saya harap pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan lancar. Dan yang paling penting itu soal transparansi kuota atau daya tampug, karena pada tahun lalu itu ada persoalan mengenai itu. Seperti disebutkan daya tampung siswa hanya 100 orang atau 3 rombongan belajar (rombel), tapi setelah pendaftaran ditutup sekolah menambah rombel lagi, itu kan jadi masalah,” katanya saat dialog interaktif Wajah Daerah di RRI, Selasa (28/06/2022).

Ditambahkannya, selain perlunya transparansi, pihak sekolah juga harus mengingat arahan Gubernur Riau Syamsuar saat launching aplikasi PPDB online, dimana Kepala Sekolah yang tidak mengikuti ketentuan akan dicopot.

“Saya senang dengan pernyataan yang disampaikan Pak Gubernur saat launching kemarin, dimana Kepala sekolah yang kedapatan bermain-main dan tidak mengikuti aturan akan langsung dicopot jabatannya. Jadi Kepala sekolah harus mengikuti ketentuan yang sudah dibuat,” tambahnya.

Zulkarnain bersyukur, peraturan yang mengatur mengenai PPDB online sekarang ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, sehingga untuk proses sosialisasinya tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Kita bersyukur Permendikbud Nomor 1 tahun 2021 masih dipakai untuk PPDB online tahun ini, sehingga pelaksanaan sosialisasi tidak membutuhkan waktu lama, sebab tahun sebelumnya juga sudah dilakukan,” ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar