Tiga Siswa MAN 2 Pekanbaru Diterima Kuliah di Singapura dan Australia

KBRN, Pekanbaru : Tiga siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru diterima kuliah di universitas ternama di Singapura dan Australia.  Fazil Arhanifsyah dan Muhammad Nashwan Arzevi diterima di Nanyang University of Technology (NTU) Singapura, sedang Haura Arrumaisha OE diterima di University of Western Australia.

Fazil Arhanifsyah, siswa kelahiran Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau ini, sejak awal telah memilih kelas Olimpiade MAN 2 Pekanbaru. Dia juga telah menorehkan segudang prestasi. Ia pernah mengikuti program Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang dibiayai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud). Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi dalam ajang Talenta Nasional.

“Pertama saya mengikuti tes BIM dan alhamdulillah saya lulus, saya coba langsung daftar di NTU dengan mengupload file-file yang dibutuhkan secara online, kemudian saya melanjutkan tes matematika, fisika dan bahasa Inggris dan Alhamdulillah saya lulus tes,” terang siswa yang menyukai pelajaran matematika ini, Jumat (27/5/2022).

Muhammad Nashwan Azrevi, siswa yang akrab disapa Nashwan, duduk di kelas internasional dan sejak dari kelas X dan sudah berniat kuliah di NTU. Berkat tekadnya yang kuat dan persiapan yang matang, ia mampu melewati seleksi ujian NTU. Reputasi NTU sebagai peringkat ke-12 dalam QS World University Rankings menjadikan kampus ini tujuan bagi banyak siswa dengan daya tarik beasiswanya.

“Saya tidak mendapatkan beasiswa seperti Fazil, saya menggunakan tuition grant. Siswa yang lulus seleksi akan mendapatkan tuition grant berupa bantuan dana sebesar 50?ri pemerintah Singapura, dan setelah lulus kami harus kerja selama 3 tahun di Singapura sebagai ikatan kerja,” imbuh putra kelahiran Kota Duri Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau ini.

Sementara Haura Arrumaisha, siswi kelahiran Painan ini, berkat perjuangannya berhasil lolos Program Beasiswa BIM University of Western Australia dengan jurusan Mining Engineering.

Kakanwil Kemenag Riau Mahyudin  mengapresiasi keberhasilan Faizil, Muhammad Nashwan dan Haura yang berhasil masuk ke universitas pilihan di luar negeri. Prestasi itu merupakan hal luar biasa, karena untuk masuk universitas pilihan di luar negeri butuh kerja keras dan disipilin belajar.

“Ini sangat luar biasa, semoga dapat menjadi inspirasi siswa madrsah lainnya untuk berjuang dan belajar giat dalam meraih icita- cita,” ungkap Mahyudin.

Rasa syukur diungkapkan oleh Kapala MAN 2 Pekanbaru, Ghafardi, karena tiga orang siswa MAN 2 Pekanbaru berhasil masuk universitas yang diimpikan di Luar Negeri. “Alhamdulillah, siswa kita berhasil meraih beasiswa belajar di luar negeri atas prestasinya. Kami mengucapkan selamat kepada Fazil, Nashwan dan Haura atas diterimanya mereka di kampus impian di luar negeri. Hal ini tidak lepas dari kerja keras, doa dan dukungan terutama dari orang tua dan guru di madrasah,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar