Kreasi dan Inovasi, Siswa Madrasah Bisa Jadi Technopreneur Muda

KBRN, Pekanbaru : Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuantan Singgingi bersama 10 Madrasah lainnya, setelah berjuang menyisihkan 20 Madrasah di Indonesia berhasil lolos melaju pada babak Grand Final Akademi Madrasah Digital (AMD) yang ditaja Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bekerjasama dengan PT XL Axiata Tbk. AMD. Kegiatan yang digelar sebagai ajang pelatihan siswa MA dalam upaya membentuk Technopreneur Muda menciptakan industry kreatif bebasis teknologi dilaksanakan di  Tangerang, Banten, Rabu (25/5/2022).

Pada akademi tersebut MAN 1 Kuansing mengikuti Kategori The Most Aplicable dengan menampilkan “Watercare (MAN 1 Kuantan Singingi)” yang berfungsi memberikan peringatan dan deteksi dini serta dapat monitoring kondisi kadar pH dan kekeruhan air pada kolam ikan nila secara otomatis.

Kepala Kemenag Kab. Kuansing Drs. H. Jisman, MA didampingi kasi Pendidikan Madrasah H. Burdianto, S.Kom, MM memberikan apresiasi tinggi dengan usaha yang dilakukan Siswa dan tim AMD MAN 1 Kuansing pada ajang tersebut.

“Selamat atas prestasi yang diraih oleh MAN 1 Kuansing, semoga dengan prestasi ini akan memotivasi madrasah untuk berkreasi dan berinovasi menghasilkan karya – karya terbaiknya, sehingga menjadi Technopreneur Muda”. ujarnya.

Sementara itu Kepala MAN 1 Kuansing Suhelmon, MA menyampaikan kebanggaan dan apresiasi atas prestasi yang diraih siswa didiknya, serta penghargaan kepada Guru Pembimbing dan Pembina yang telah bersama-sama berjuang untuk “Watercare (MAN 1 Kuantan Singingi)”. terangnya.

“Tahniah Ananda beserta Bapak, Ibu Pembina dan Pembimbing hingga membuat MAN 1 Kuansing berhasil menjadi terbaik pada Akademi Madrasah Digital tajaan Direktur KSKK, semoga ini menjadi motifasi dan semangat untuk dikembangkan dalam sebuah eksoerimen yang lebih besar, tetap semangat”. pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar