UMRI Wisuda 930 Mahasiswa/i Dengan Prokes Ketat, 200 Diantaranya Lulus Cumlaude

KBRN, Pekanbaru - Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar acara Wisuda Angkatan ke-XX dan ke-XXI secara offline selama 2 hari yakni tanggal 27-28 November 2021, bertempat di halaman Kampus Utama UMRI Jalan Tuanku Tambusai, Minggu (28/11). Dari 930 peserta wisuda, 200 diantanya meraih prediket lulus secara Cumlaude. 

Meski Pekanbaru berada dalam status PPKM level 1, namun pelaksanaan kegiatan wisuda tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat yang sengaja dibagi ke dalam 2 sesi kegiatan wisuda guna mencegah penularan Covid-19. Dimana, setiap peserta wisuda dan orangtua yang hadir, wajib menunjukan bukti vaksin Covid-19 minimal untuk  dosis pertama atau swab antigen 1x24jam, memakai masker, mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh sebelum masuk dan menghindari kontak fisik saat acara berlangsung. 

Sekretaris LLDIKTI Wilayah X, Yandri. A mengatakan, dengan usianya yang masih terbilang muda, ternyata cukup banyak prestasi yang sudah diraih UMRI termasuk status akreditasi. Bahkan pada tahun 2022 nanti, UMRI diharapkan bisa meraih akreditasi unggulan. 

"Saat ini, dari 26 program studi yang ada di UMRI ternyata 20 diantaranya sudah meraih akreditasi sehingga diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UMRI dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Dari 210 jumlah dosen UMRI, 19 diantaranya sudah meraih gelar Doktor. Kita berharap, UMRI meraih akreditasi unggul pada tahun 2022 mendatang. Selain itu, UMRI juga berencana akan meningkatkan sisi sarana dan prasarana termasuk pembangunan aula untuk tempat melaksanakan kegiatan wisuda berkapasitas 3.000 pengunjung," ungkap Yandri. 

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Mubarak menyebutkan, meski para mahasiswa harus belajar dan wisuda di masa Pandemi Covid-19 namun kualitas dan mutu pendidikan yang diberikan tidak perlu diragukan. Tidak ada istilah lulusan Covid-19 di UMRI, karena peserta didik harus mengikuti seluruh standar yang ditetapkan.

"Dari 930 mahasiswa/i yang kita wisuda pada hari ini, 200 diantaranya meraih prediket Cumlaude. Bahkan ada sebuah program studi, itu satu kelasnya Cumlaude semua. Kita membuat persyaratan minimal, bahwa mahasiswa/i boleh diluluskan kalau nilainya B, jadi kompetensinya harus B sesuai dengan manajemen mutu yang kita terapkan. Meski para mahasiswa/i diberikan kemudahan, namun kualitas tetap kita jaga. Dengan adanya Pandemi Covid-19, tugas dan tanggungjawab seorang dosen UMRI kini justru menjadi cukup berat," sebut Mubarak kepada RRI Pekanbaru, Minggu (28/11/2021). 

Rektor UMRI mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati serta ucapan terimakasih kepada orang tua atau wali wisudawan/ti atas keberhasilannya mengantarkan anak-anaknya hingga saat ini. Dirinya berharap, agar wisudawan/ti terus belajar dan meningkatkan kompetensi di era Industri 4.0 ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar