Pengkab Taekwondo Morut Gelar Ujian Kenaikan Tingkat

KBRN, Morut : Meski baru pertama kali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat  (UKT), namun Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (TI) Morowali Utara langsung bisa melaksanakan UKT tersebut dengan menggunakan aplikasi terbaru Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) yang disebut Taekwondo Indonesia Integrated System (TIIS).

“Ini suatu kebanggaan bagi Morowali Utara karena di Sulteng, baru dua Pengurus Cabang TI yang bias menerapkan UKT dengan aplikasi TIIS yakni Kota Palu dan Morowali Utara,” kata Sekretaris Pengkab TI Morut Sartika Dewi, SKM, MPH yang dihubungi usai UKT Pengkab TI Morut di Gedung Morokoa, Kolonodale, Kamis (30/6/2022).

Aplikasi TIIS merupakan system terintegrasi baik terkait rekrutmen atlet, pertandingan, maupun pembiayaan, termasuk pelaksanaan UKT. Jadi dengan system ini, semua atlet mengikuti ujian menggunakan gadget masing-masing sehingga hasilnya sangat cepat diketahui, bahkan sertifikatnya bias langsung terlihat.

“Hari ini kami menggelar UKT untuk 57 orang dari sabuk putih ke sabuk kuning. Ini adalah UKT pertama di Morut dan pertama kali menggunakan aplikasi TIIS, dan hasilnya, semua lulus,” ujar Dewi yang juga pelatih TI Sulteng dan mantan atlet TI tersebut.

Menurut Dewi yang juga pemilik klub TI ‘The Eagle Eye’ Kolonodale itu, semua peserta UKT adalah anggota The Eagle Eye Club dan dipersiapkan untuk menjadi atlet-atlet Morut di masa depan.

Sayangnya, kata Dewi, atlet-atlet ini belum bisa diikutsertakan dalam Pekan Olahraga Provinsi(POR Prov) Sulteng di Luwuk, Kabupaten Banggai pada November 2022 ini karena belum memenuhi syarat umur.

“Akan tetapi sudah ada petunjuk dari Pengprov TI Sulteng bahwa kontingen kabupaten bisamengambil taekwondoin dari luar kabupaten/kota, asal bukan atlet dari luar provinsi. Kami bertekad bahwa Morut harus kirim kontingen Taekwondo ke Porprov nanti, asalkan KONI Morut memberikan dana,” ujarnya.

UKT Taekwondoin The Eagle Eye Club ini dipimpin langsung penguji internasional TI dari Pengprov TI Sulteng yakni Master Sumarno Samsuri. Aplikasi TIIS yang diterapkan dalam ujian ini juga adalah aplikasi terintegrai yang baru akan diluncurkan secara resmi oleh PBTI beberapa waktu mendatang.

Ketua Pengkab TI Morut Destuber Matoori, ST, MP berharap The Eagle Eye Club yang telah mendapat pengakui PBTI ini diharapkan menjadi pusat pelatihan yang akan melahirkan atlet-atlet taekwondo berprestasi di masa mendatang untuk mengharumkan nama daerah di arena provinsi maupun nasional.

Cabang taekwondo merupakan cabang olahraga unggulan Morut dalam event-event provinsi dan nasional, dan telah berhasil menyumbangkan medali yang salah satu atletnya adalah Sartika Dewi yang kini menjabat Sekretaris Pengkab TI Morut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar