Pembukaan PORKAB Parimo Ke- V Berlangsung Sederhana Dengan Prokes Ketat

KBRN, Parimo : Pegelaran tahunan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) tingkat Kabupaten Parigi Moutong ke- V berlangsung sederhana dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat bertempat di lapangan sepak bola Harimau Desa Baliara Kecamatan Parigi Barat, Minggu (5/12/21).

Pejabat yang hadir dalam kegiatan pembukaan itu Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai SE, Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong Sayutin Budianto, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah M Nizar Rahmatu, Anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah Ibrahim Hafid, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong. 

Ketua Panitia Pelaksana Porkab Ke- V Rinaldi Rosuld melaporkan, kegiatan Porkab kali ini dilaksanakan secara sederhana dengan menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan lomba atau seleksi internal kepada masing masing Pengurus Cabang Olahraga (Cabor)   untuk mempersiapkan Atlit Atlit terbaik dalam rangka menghadapi Pekan Olagraga Perovinsi (Porprov) tahun 2022.

Lanjut Rinaldi, kegiatan Porkab telah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong dengan nomor rekomendasi 443/4148/BPBD tanggal 2 Desember 2021, dan juga sudah mendapatkan izin keramaian dari Polres Parigi Moutong dengan nomor 51/0812./2021/Res Parimo.

Lanjut Rinaldi, maksud dan tujuan kegiatan Porkab adalah untuk menjaring Atlit Atlit potensial yang ada di Kabupaten Parigi Moutong dalam rangka menyongsong pelaksanaan Porprov Sulteng 2022.

"Kegiatan ini juga bertujuan melahirkan Atlit Atlit berprestasi, dan yang paling utama pelaksanaan Porkab adalah mendukung Program Provinsi Sulawesi Tengah yaitu Sulteng Emas 2024," ujarnya. 

Sementara itu Ketua KONI Parigi Moutong Faisan Badja menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh para Atlit yang akan mengikuti seleksi internal. Faisan berharap agar para Atlit menjunjung tinggi semangat sportivitas demi menghasilkan Atlit Atlit yang berkualitas. 

"Kegiatan Porkab kali ini tidak dilaksanakan seperti tahun tahun kemarin dengan mengundang seluruh Kecamatan untuk hadir, namun dengan situasi Pandemi saat ini, kegiatan untuk keramaian dibatasi, dan diserahkan kepada masing masing Cabor untuk melaksanakan seleksi internal," ucapnya. 

Sambung Faisan, dengan hanya diadakannya seleksi internal bukan berarti menggugurkan Atlit Atlit berkualitas, tetapi justru dengan seleksi internal akan mengetahui bahkan lebih mendekatkan potensi para Atlit. 

Sambung Faisan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui KONI Parigi Moutong mendukung sepenuhnya program Sulteng Emas untuk menuju Pekan Olahraga Nasional (PON)  di Nangroh Aceh Darussalam tahun 2024.

"Dukungan penuh Sulteng Emas kami buktikan dengan melakukan pembinaan prestasi diberbagai kesempatan maupun melalui event event Club. Kami juga melakukan pendataan bagi Cabang Olahraga yang aktif melakukan kegiatan pembinaan Olahraga. Saya kira ini perlu dilakukan agar visi Gubernur menuju Sulteng Emas 2024 dapat terwujud," jelasnya. 

"Kami juga berharap Atlit Parigi Moutong bisa memberikan sumbangsih kepada Sulawesi Tengah di PON Provinsi Nangroh Aceh Darussalam, tahun 2024," tambahnya.

Lanjut Faisan, pada kegiatan Porkab kali ini seluruh para Atlit dipastikan sudah melakukan Vaksinasi Covid- 19. 

"Saya menghimbau para Atlit, Pelatih, Panitia ataupun para penonton yang belum di Vaksin agar segara di Vaksin. Karena disini kami menyiapkan Geray Vaksinasi. Bagi yang belum di Vaksin segera ke Geray Vaksin yang telah kami siapkan," imbuhnya. 

Ketua KONI Sulawesi Tengah M Nizar Rahmatu mengatakan, KONI Sulteng memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap semangat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bapak Olahraga Samsurizal Tombolotutu dan bapak Wakil Bupati Badrun Nggai, dimana kata Nizar  Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah mengimplementasikan dukungan Olahraga, karena disaat siatuasi Pademi Covid-19 pegelaran Porkab tetap dilaksanakan. 

"Jujur saja, yang melaksanakan Porkab di Sulawesi Tengah tahun ini baru 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Banggai dan Kabupaten Parigi Moutong. Ini sesuatu yang luar biasa," pungkasnya.

Kata Nizar, jika bicara soal Pandemi Covid-19 tentu tidak terlepas dari Olahraga. Di dalam dunia kesehatan kata Nizar, jika mau sehat tentunya harus berolahraga. 

"Dalam kesehatan ada namanya bangun jiwanya bangun raganya, tentu harus berolahraga," jelas Nizar.

Bicara Olahraga kata ia tidak terlepas dari bicara harga diri dan kebangggan bangsa dan daerah. Bicara harga diri dan kebanggan notabenenya adalah menjunjung tinggi semangat sportivitas tentu tidak terukur. 

"Alhamdulillah Porkab kali walaupun hanya dilakukan seleksi internal saya lihat semangatnya luar biasa. Ini adalah dalam rangka pembinaan prestasi Cabor Cabor menuju Porprov 2022 nanti. Saya bisa katakan Porprov tahun 2022 masih dalam peninjauan ulang, tetapi saya bisa memastikan selaku Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah bahwa Porprov 2022 tetap dilaksanakan entah nanti dimana, karena SK Gubernur sebelumnya itu menunjukan sebagaimana pemenang Belding untuk tuan rumah tahun 2020 kemarin adalah Kabupaten Buol. Kami sudah menyurat ke Gubernur untuk kegiatan Porprov dilaksanakan atau tidak, tetapi pak Gubernur mengatakan tetap dilaksanakan karena ini bicara soal harga diri Sulawesi Tengah," tandasnya. 

Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai SE saat membuka kegiatan mengatakan, merebaknya Covid-19 dari tahun 2020 banyak kegiatan Olahraga tidak dapat dilaksanakan, dikarenakan penerapan Protokol Kesehatan oleh Pemerintah untuk membatasi penyebaran Virus Covid-19. 

Kata Wabup sekitar satu tahun kegiatan Olahraga di Parigi Moutong terkesan mati suri, dan diakhir tahun kembali dilaksanakan. 

Olehnya Wabup menghimbau masyarakat Parigi Moutong agar semuanya harus di Vaksin. Kata Wabup semestinya diakhir Desember 2021 Vaksinasi sudah mencapai 60 - 70 persen,  namun sampai saat ini baru 42,7 persen, karena masyarakat masih ada yang enggan untuk di Vaksin. 

"Saya tidak tahu, padahal itu untuk kepentingan diri sendiri, keluarga dan orang lain. Untuk kebutuhan kita namanya "Peduli Lindungi" artinya kita peduli dan kita lindungi semuanya. Olehnya saya menghimbau masyarakat khususnya di Kecamatan Parigi Barat, harus melaksanakan Vaksinasi. Saya bersama jajaran Forkopimda kemarin kita mulai di Kecamatan Ampibabo dan besok (6/12) di Kecamatan Parigi," sambungnya. 

Selanjutnya Wabup Badrun menyampaikan selamat berlomba kepada para Atlit di Porkab tingkat Kabupaten Parigi Moutong ke- V. 

"Saya ucapkan selamat berlomba. Bertandinglah secara jujur dengan semangat yang tinggi, dan bagi para Juri atau wasit yang memimpin pertandingan agar benar benar objektif dalam mengambil keputusan agar tercipta Atlit Atlit Profesional yang nantinya dapat dibanggakan mewakili Kabupaten Parigi Moutong diajang selanjutnya," harapnya. 

Wabup juga mengingatkan, agar tidak ada kolusi dan nepotisme dalam pertandingan.

"Saya harapkan dalam Porkab ini jaga keamanan dan jaga ketertiban, tidak ada kolusi ataupun nepotisme, bantu Polisi dalam pengamanan. Siapa lagi kalau bukan kita sendiri yang mengamankan dan membangun Parigi Moutong. Mari kita bersatu dengan Motto "Songu Lara Mombangu" Satu hati, satu tekad membangun Parigi Moutong," tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar