Cegah Penarikan Unit, Masyarakat Diminta Rutin Bayar Kredit Kendaraan

KBRN, Palu : Kredit kendaraan melalui sejumlah perusahaan pembiayaan di Indonesia umumnya dan Sulawesi Tengah khususnya saat ini telah banyak dimanfaatkan masyarakat, karena dinilai lebih memudahkan masyarakat dalam memperoleh kendaraan. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah Triyono, Selasa (09/08/2022) mengatakan ditengah kemudahan yang ditawarkan oleh Perusahaan Pembiayaan masyarakat diharapkan dapat melakukan pembayaran tepat waktu sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan saat mengajukan kredit kendaraan.

Ditekankan pihaknya hanya dapat melakukan pengawasan dan pemantauan terkait dengan proses layanan perusahaan pembiayaan, dan prosedur penarikan unit yang dilakukan tidak melanggar aturan yang ada.

“Perusahaan pembiayaan melanggar aturan ada, seperti tata cara penarikan yang tidak sesuai tata cara yang ada, dan kami melakukan pembinaan,”terangnya.

Sementara itu Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Sulawesi Tengah Romy mengatakan pihaknya memiliki aturan yang berlaku dalam menghadapi sejumlah masyarakat yang melakukan penunggakan, dan dirinya juga tidak menampik sejumlah tindakan yang dilakukan pihaknya adalah menarik unit dari nasabah atau masyarakat yang melakukan penunggakan kredit kendaraan.

“Untuk melakukan penarikan, itu ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yang pertama pada saat nasabah melakukan keterlambatan pembayaran pihak Leasing akan mengeluarkan surat peringatan, surat permintaan pengembalian unit hingga penarikan paksa. Tapi proses penarikan unitpun ada tata caranya, tidak bisa dengan kekerasan,”jelasnya.

Ditekankan meski pihaknya dapat melakukan penarikan kendaraan yang menunggak, petugas atau pihak ketiga yang melakukan penarikan unit tidak dibenarkan melakukan tindakan kekerasan dan melanggar hukum, sehingga dirinya himbau masyarakat yang merasa dirugikan dan diancam untuk melapor kepada pihak berwajib, guna mencegah adanya oknum yang memanfaatkan perusahaan pembiayaan dalam melakukan tindakan criminal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar