Warga Desa Padauloya Kecamatan Ampana Tete Keluhkan Air Pdam Sudah Hampir Sepekan Tidak Mengalir.

KBRN, Ampana : Meskipun telah memasuki musim hujan, Warga di Desa Padauloyo Kecamatan Ampana tete mengalami krisis air. Sebab, pasokan air PDAM yang masuk ke rumah rumah warga mati sejak 5 hari yang lalu. Mahmudin Bakari Kepada RRI mengaku saat ini warga setempat mengalami kesulitan air tidak saja hanya untuk kebutuhan konsumsi,  mandi pun tinggal mengandalkan pasokan air yang ditampung, bahkan sungai padauloyo untuk sementara tidak dapat digunakan warga dikarenakan airnya keruh akibat dilanda banjir, olehnya warga padauloyo berharap pihak Pdam Ampana segera memperbaikinya untuk kebutuhan masyarakat setempat.

" Soada lima hari ini air tidak mangalir, sekarang kitorang tinggal mengandalkan air yang ditampung, tapi lama lama juga habis, kuala padang ini juga posisinya banjir," kata Mahmudin Bakari.

Menurutnya, kejadian seperti ini sudah sering kali terjadi. Mahmudin Bakari mengaku  bila saat ini masuk musim kemarau Ia bersama sejumlah warga setempat tentu tidak mempermasalahkannya, namun saat musim hujan seperti ini seharusnya suplai air ke rumah pelanggan tidak mengalami kendala. Ditemui RRI di kediamannya Directur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Ampana Bakri S.So menjelaskan, kendala yang menyebabkan air tidak mengalir dalam 5 hari terakhir yakni karena terjadi kerusakan pada pipa induk, sementara pihak Pdam Ampana belum dapat melakukan perbaikan disebabkan kendaraan yang mengangkut alat untuk memperbaiki kerusakan pada Hulu sungai sifu tidak dapat melintas dikarenakan sungai dalam keadaan banjir.

" Masalahnya adalah pipa induk yang ada disifu yang putus, kami juga masih kesulitan melakukan perbaikan karena kendaraan moangkut alat kesana masih dihadang banjir," tutur Bakri.

Directur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Ampana Bakri mengaku dengan adanya informasi dan keluhan masyarakat Padauloyo ini pihaknya akan segera mengambil tindakan cepat untuk segera menangani kerusakan pada pipa induk di hulu sungai sifu agar warga dapat memenuhi kebutuhan airnya kembali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar