Hadiri HUT Pemuda GKST, Bupati Poso Ajak Warga Terus Berkarya

KBRN, Poso : Bupati Poso yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Poso Dra. Chrisnawati Limbong menghadiri Ibadah Pembukaan Perayaan HUT Pemuda GKST Ke-73 Tahun 2022 Klasis Lage di Jemaat Elim Maliwuko, Minggu, (03/7/2022).

Bupati Poso dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Poso menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemuda lebih khusus Panitia Perayaan

“ Hari ini anggota persekutuan pemuda gereja dari seluruh wilayah Klasis Lage menjadi satu tubuh Kristus bersama-sama melaksanakan pengembangan talenta dan kreavitas yang tentu nantinya akan dipersembahkan untuk kemuliaan nama Tuhan “. Ujar Chrisnawati, mengutip sambutan Bupati.

Lebih lanjut dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa melalui perayaan HUT Pemuda GKST yang dilaksanakan pada saat ini mengajarkan kita untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan kita dalam berbagai kondisi karna semuanya tidak akan terpisahkan dari Kasih Allah yang menjaga memelihara dan menuntun kita menuju jalan damai.

“ Pemerintah Daerah berpesan kepada seluruh anggota persekutuan pemuda Gereja agar selalu meningkatkan sumber daya dengan terus belajar dan berlatih, kalian adalah masa depan Gereja, masa depan Tana Poso serta masa depan bangsa ini, tingkatkan kualitas diri dengan mengingat kata Firman Tuhan dalam 1 Timotius 4:12 "Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karna engkau muda, jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu dalam tingkah lakumu, dalam Kasihmu, dalam kesetiaan dan dalam kesucianmu".  Katanya.

Hari  Pekabaran Injil Pemuda GKST Ke-73 Tahun ini menjadi momentum penting untuk menyatukan tekad berkomitmen tinggi sebagai pemuda yang mencintai kebhinekaan  dan pluralisme yang Tuhan telah karuniakan bagi bangsa ini, karna pemuda GKST sebagai salah satu pilar dan pelopor bangsa harus mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan karya-karya yang terbaik, iman yang kokoh dengan tidak mengesampingkan toleransi antar umat beragama dan menjadikan perbedaan-perbedaan yang ada.

Ditegaskan bahwa sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam upaya memajukan bangsa dan daerah ini untuk terus berkarya, maju bersama, membangun bersama dalam bingkai kearifan lokal budaya Sintuwu Maroso serta bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia harga mati.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar