Penyusunan Standar Harga Pemkab Morowali

KBRN, Morowali :  Pemerintah Daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Morowali bersama Universitas Haluoleo menggelar Focus Group Discussion Penyusunan Standar Harga Tahun 2022, yang melibatkan seluruh satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),  Jumat, (1/6/2022).

Ketua Tim LPPD Universitas Haluoleo Asri Andrias Herman Balo, S.T., M.T., IAI.,menyampaikan Tujuan kegiatan adalah untuk mengetahui standar harga barang dan jasa untuk kegiatan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang informasinya dibutuhkan untuk setiap organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Morowali.

“ Manfaat kegiatan ini adalah dapat digunakannya sistem informasi perencanaan atau E-planning Kabupaten Morowali, tersedianya informasi satuan harga barang/jasa yang diperlukan dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA), Kesesuaian harga satuan barang/jasa untuk semua organisasi perangkat daerah, Pemetaan kesesuaian standar harga satuan berdasarkan zona wilayah, tidak adanya mark-up dalam proses penganggaran, Terintegrasinya standar satuan harga (SSH), harga satuan pokok pekerjaan dan analisis satuan biaya pada saat update harga.” Jelas Asri.

Terkait Output kegiatan ini, yaitu adanya dokumen standar satuan harga (SSH), Harga Satuan Pokok kegiatan (HSPK) dan Analisis Satuan Biaya (ASB), adanya buku standar satuan pekerjaan /jasa yang juga terdapat dalam sistem e planning serta tersedianya aplikasi standar satuan harga (SSH), harga satuan pokok pekerjaan (HSPK) yang dapat di upgrade secara otomatis ketika ada kenaikan ataupun penurunan harga barang/jasa pada standar satuan harga (SSH).

“ Dalam penyempurnaan penyusunan ini dibutuhkan data-data pendukung dan kerjasamanya dari seluruh SKPD teknis. Insyaallah penyusunan ini akan berakhir di bulan Oktober nanti". Ungkap

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Pemerintah Umum Husban Laonu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu aktivitas yang wajib di dijalankan oleh seluruh SKPD Lingkup Pemkab Morowali.

" Hari ini kita melaksanakan FGD untuk satuan harga barang dan jasa di Kabupaten Morowali. Terkhusus barang dan jasa adalah pekerjaan atau aktivitas kita yang sudah berjalan sejak menjadi pegawai pemerintahan sesuai tugas dan fungsinya dalam penyusunan APBD." Ungkap Asisten III

" Kami juga mempelajari siklus perkembangan penyusunan dan penganggaran tahun sekarang atau tahun yang akan datang. Olehnya sistem ini sangat sinkron dengan keadaan di era digitalisasi kita saat ini." Tuturnya.

Diharapkan, Melalui FGD dapat menghasilkan suatu pemikiran, saran dan pendapat serta masukkan dalam mensukseskan penyusunan satuan harga melalui sistem digitalisasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar