Haul Guru Tua Ke 54 di Banggai, Bupati Siap Bantu Kembali Untuk Maju dan Berkembangnya Madrasah Alkhairaat

img.jpg

KBRN, Banggai : Ratusan bahkan mencapai ribuan alumni yang tergabung dalam wadah Ikatan Alumni Madrasah Alkhairaat Luwuk (IKMAL) hadiri agenda kegiatan Haul Guru Tua Habib Idrus Bin Salim Aldjufri ke 54 yang digelar di Pondok Pesantren Alkhairaat, Jalan KH Agus Salim, Luwuk, Minggu (3/7/22).

Hadir Bupati Banggai H Amirudin, Dandim 1308/LB, Kapolres, Kemenag, Ketua MUI, Kapolsek Luwuk, Camat dan Sekcam, Pengurus Komda, Pengurus WIA, Ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan undangan lainnya.

Ketum IKMAL  menyambut Bupati BanggaiPasca dikukuhkan sebagai Ketua Umum Aiya Karim berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 02/P.IKMAL/2022 dalam sambutannya pertama tama menyatakan, selamat datang kepada sahabat sahabatku semua yang tergabung dalam wadah IKMAL.

IKMAL dalam pelaksanaan Haul Guru Tua ke 54 di Kabupaten Banggai menjadi fasilitator dan mediator. Sebab, pada dasarnya dibentuknya IKMAL yaitu antara lain karena kami alumni telah berkomitmen untuk mengawal dan mengamalkan ajaran Guru Tua, Habib Idrus Bin Salim Aldjufri.

Adapun tujuan pembentukan wadah IKMAL, yaitu agar alumni dapat menyatukan langkah dalam mengimplementasikan ajaran Guru Tua untuk pengembangan Madrasah Alkhairaat di masa masa mendatang.

Lebih lanjut, Ketum Aiya menjelaskan bahwa ada tiga poin yang mendasari kami melaksanakan Haul Guru Tua. Pertama, bentuk kecintaan kami kepada pendiri Madrasah Alkhairaat sehingga siap untuk melanjutkan dan memajukan Madrasah Alkhairaat.

Kedua, bentuk keterpanggilan untuk membantu wadah organisasi Alkhairaat. Yaitu Komda dan WIA yang salah satunya menjalankan kembali madrasah madrasah Alkhairaat yang ada di pelosok yang sudah tidak aktif. Ketiga, bentuk keprihatinan kami alumni melihat kondisi sekolah madrasah yang sejak kami bersekolah tidak ada kemajuan dan perkembangan yang signifikan.

Olehnya, masih kata Ketum IKMAL itu, melalui kesempatan ini kami pun akan membacakan tiga poin pernyataan sikap. Pertama, mendukung mendiang Habib Idrus Bin Salim Aldjufri menjadi Pahlawan Nasional, Kedua, memohon kepada Pemda untuk merubah jalan KH Agus Salim menjadi Jalan Habib Idrus Bin Salim Aldjufri. Dan ketiga, mendukung program Pemda agar masyarakat Kabupaten Banggai membudayakan bertadarus setiap usai sholat magrib minimal 30 menit.

Bupati Banggai H Amirudin dalam sambutannya selain mengungkapkan, bahwa dirinya sebagai Bupati Banggai barusan telah menandatangani surat pernyataan dukungan Habib Idrus Bin Salim Aldjufri menjadi Pahlawan Nasional. “Meski gaji saya sebagai Bupati Banggai hanya Rp6,5 juta. Namun, saya akan siap menjadi donatur tetap untuk kemajuan dan pengembangan Madrasah Alkhairaat ke depan senilai Rp10 juta per bulan,” ucap Bupati Banggai yang diaminkan sebagian besar undangan yang hadir.

Tidak berhenti sampai disitu, Bupati H Amirudin juga mendorong kepada Pengurus Komda Alkhairaat untuk segera mengurus tuntas lahan yang menjadi aset Yayasan Alkhairaat di Kecamatan Kintom seluas 32 Ha.

“Segera urus oleh Komda Alkhairaat Banggai. Kalau sudah ada Rekomendasi Gubernur Sulteng maka tentu saja saya pun sebagai Bupati Banggai turut mendukungnya. Apalagi sudah ditanami sawit maka mestinya sudah ada pendapatan yang diterima Yayasan Alkhairaat sekira Rp160 juta setiap panen,” ucap orang nomor satu di Kabupaten Banggai itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar