PPDB Harus Wujudkan Transparansi Dan Pemerataan Pendidikan

Dialog Transparansi PPDB.jpg

KBRN, Palu : Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada semua jenjang Pendidikan diharapkan berlangsung dengan transparan, objektif serta memenuhi unsur pemerataan Pendidikan.

Demikian antara lain hal yang mengemuka dalam Dialog Interaktif Luar Studio RRI Palu, berlangsung di Halaman SMA Negeri 2 Palu, Rabu, (29/6/2022)

“ Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB yang sedang berlangsung pada tingkatan Pendidikan SD SMP dan SMA SMK harus berdasarkan prinsip memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon peserta didik untuk memperoleh Pendidikan berdasarkan ketentuan yang berlaku Ketentuan dimaksud adalah Peraturan Menteri Pendidikan yang ditindaklanjuti oleh surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah terkait mekanisme PPDB tersebut “. Ungkap Pemerhati Pendidikan, Profesor Dr H Juraid.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V Windarusliana, SKM Mkes pada dialog publik Transparansi PPDB menegaskan berdasarkan Permendikbud dan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah, terdapat empat jalur utama dalam PPDB yakni Jalur Zonasi, Prestasi, Afirmasi atau perlakuan khusus bagi keluarga tidak mampu serta jalur mutasi orangtua.

“ Terhadap penentuan berdasarkan empat jalur tersebut, kami dan pihak sekolah seringkali mendapat pertanyaan terkait ketidakpuasan masyarakat dalam proses dan mekanisme seleksi. Terutama yang sudah pengumuman yakni SMA SMK. Kami dari Pihak Dikbud Sulteng akan memantau proses ini berlangsung secara objektif dan transparan “. Tegas Yudiawati.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Palu, Eddy Siswanto, SPd, MPd memastikan bahwa jalur sonasi menjadi prioritas utama selain jalur prestasi dan afirmasi serta mutasi

Yang mendaftar sekitar 1300 orang, sedangkan yang diterima 300 siswa. Karena itu, kami naikan kuota jalur prestasi hingga 70 persen untuk menampung siswa pada zona itu. Tetap saja memang tidak sebanding dengan jumlah pendaftar. Prinsipnya adalah berpatokan pada kemendikbus itu. Kami juga lakukan validasi data KK peserta. Soal transparasni , kami yakinkan itu kepada orangtua siswa dan masyarakat. Apalagi soal isu pungli, silahkan periksa dan kami komitmen bahwa PPDB kami bebas pungli “. Tegas Eddy Siswanto.

Dirinya juga mengharapkan bahwa jangan sampai ada siswa yang menganggur karena tidak diterima di sekolah manapun.

 

“Terhadap ketidakpuasan masyarakat, pihak sekolah dapat memaklumi, apalagi masih ada stigma sekolah favorit, padahal semua punya kurikulum yang sama, SDM serta fasilitas yang tidak jauh berbeda.  Biasanya 1300 siswa yang mendafar di satu sekolah, itu juga yang mendaftar di sekolah lain. Jadi saat mendaftar ulang terjadi kekosongan karena tidak data kembali. Nah ini ada di tangan Sekolah yang bersangkutan “. Ujarnya.

Untuk PPDB di SMA Negeri 2 saat ini sedang berlangsung kegiatan Lapor Diri bagi calon peserta didik yang sudah dinyatakan lulus dalam pengumunan secara online.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar