Petugas Diminta Cegah Peredaran Narkoba di Lapas dan Rutan

KBRN, Palu : Masih adanya sejumlah kasus peredaran narkoba serta aksi sejumlah warga binaan yang lakukan transaksi melalui Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan mendapat perhatian serius dari Kantor Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Tengah.

Kepala Devisi Lapas Kemenkumham Sulawesi Tengah Sunar Bagus, Sabtu (28/05/2022) mengatakan sejumlah upaya yang dilakukan oleh penghuni lapas dan rutan berhasil digagalkan petugas, diantaranya di Rutan Klas IIA Palu, dimana petugas melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang akan diberikan kepada penghuni Rutan dan ternyata didalam bungkusan tersebut ditemukan narkoba jenis sabu.

Dikatakan adanya upaya sejumlah warga binaan yang menjual dan menggunakan narkoba di Lapas dan Rutan menjadi tugas penting bagi setiap petugas Lapas dan Rutan dalam mencegah masuknya narkoba, mengingat hal ini juga akan menjadi sorotan masyarakat.

“saya melihat masyarakat itu masih kencang ingin melanggar terkait narkoba, atau tetap ingin memakai dan memasukkan ke Lapas atau Rutan. Mengapa itu diketahui karena kita makin tegas makin ketat, jadi saya apresiasi petugas yang menggagalkan masuk, sehingga ini tidak sempat masuk. Sampai hari ini kita masih tetap jalan terus mewujudkan Lapas dan Rutan bebas narkoba, dan saya juga harap seluruh petugas bisa tetap komitmen untuk mendukung itu,”jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Pengamanan Rutan Klas IIA Palu Herdi mengatakan memastikan tidak adanya transaksi narkoba di Rutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihaknya, tetapi juga masyarakat.

 Dikatakan untuk mencegah adanya peredaran narkoba dan pengendalian transaksi narkoba di rutan klas IIA Palu, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan.

 

“jadi kita ada dua lapis, yang pertama kita memastikan identitas siapa yang mengirim barang atau makanan dan kepada siapa kemudian digeledah, setelah itu kami masih seleksi dan sortir lagi barang yang dimasukkan, kemudian diperiksa melalui X-Ray nanti akan terbaca itu semua,”terangnya.

Ditegaskan berbagai upaya akan terus dilakukan dalam mewujudkan Rutan Klas IIA Palu yang bersih dari peredaran Narkoba baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun petugas Rutan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar