Bahaya Mengkafirkan Orang Lain Akan Menciptakan Konflik Sosial Ditengah Umat Beragama

KBRN, Ampana : Mengkafirkan sesama Muslim dengan tidak sebenarnya merupakan perbuatan dosa besar, bahkan secara personal Umat Islam tidak dibenarkan mengkafirkan orang lain.

Orang yang keliru itu perlu diberitahu dan diajarkan atau dinasihati dengan adab dan perkataan yang baik, bukan sebaliknya dikafir-kafirkan atau disyirik-disyirikkan.  

Salah satu Tokoh Agama Tojo Una-una Samsudin Dania pada Sabtu(28/5/2022), menilai sikap atau prilaku mudah mengkafirkan orang atau kelompok lain akan menciptakan perpecahan. Sehingga Ia berharap ada proses pembinaan yang perlu dilakukan sehingga Tokoh Tokoh Agama atau para Muballig dalam memberikan Tausiah serta mengedukasi umat dengan cara yang bijaksana.

" Kementrian agama touna kami sarankan agar supaya memberikan pemahaman pemahaman yang benar kepada tokoh tokoh agama agar supaya dalam menjalan agama itu secara sareat, karena sekarang ini sudah banyak bermunculan orang orang yang dengan mudahnya mengkafirkan orang lain, " tutur Haji Samsudin Dania.

Perkara mengkafir-kafirkan orang lain bukanlah perkara yang ringan. Dan sebaiknya, tidak dilakukan begitu saja oleh seorang muslim tanpa mengetahui hukum atau dalilnya secara jelas. Karena itu sebagai salah satu pengurus FKUB Touna Haji Samsudin Dania berharap ada kontrol dari kementrian agama tojo una-una terhadap tokoh tokoh agama yang dengan mudah mudahnya mengkafirkan orang lain, sebab ini akan berpotensi terhadap konflik sosial ditengah umat beragama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar