Antisipasi Penularan PMK, Pemerintah Sulteng Perketat Pengawasan Hewan Ternak Yang Akan Dilalulintaskan

Pemeriksaan Hewan Ternak Sebelum Dilalulintaskan

KBRN, Palu :  Unit Pelaksana Teknis Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah memastikan hewan ternak yang akan dilalulintaskan bebas dari PMK.  

Dari sekian banyak jumlah ternak yang telah diperiksa hingga saat ini belum ada kasus ataupun gejala klinis mengindikasi adanya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak, dimana hewan ternak akan dilalulintaskan menggunakan jalur laut dan darat. 

Kepala UPT Veterniner Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah  Drh. Erwin Hurudji mengungkapkan ternak kambing yang akan dilalulintaskan dan telah diperiksa berjumlah kurang lebih 250-an ekor, sementara untuk ternak sapi sebanyak 180 ekor.

“Sampai hari ini setelah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah hewan ternak yang akan dilalulintaskan belum ada kasus PMK yang ditemukan,” ungkap Erwin, Selasa (24/05/2022).

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Palu Amril mengungkapkan untuk tetap menjaga agar Sulawesi Tengah terhindar dari virus PMK, akan terus dilakukan pengetatan penjagaan bagi hewan ternak terlebih yang masih dalam kondisi hidup. Selain itu juga bagi hewan ternak yang dilalulintaskan harus disertai dengan berbagai kelengkapan yang telah ditetapkan, utamanya kelengkapan administrasi yang telah dipersyaratkan.

“Selain kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi untuk menyatakan hewan ternak tersebut bebas dari virus PMK, juga akan dilakukan karantina selama 14 hari,” jelas Amril.

Dengan adanya Standar operasional Prosedur yang harus dipenuhi, Sulawesi Tenga secara keseluruhan dapat terhindar dari virus PMK yang meresahkan masyarakat utamanya peternak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar