Camat Ampana Tete Himbau Warga Penggiat Sosmed Tidak Terprovokasi Isu Hoax

KBRN, Ampana : Perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala aspek kehidupan. Sehingga hampir tidak ada lagi sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh proses digitalisasi.

Bahkan, sudah menjadi  kecanduan bagi masyarakat terutama penduduk yang tinggal diwilayah Ibu Kota.  Disamping itu pula masih banyak pengguna internet yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik, dan masih banyak pula masyarakat terpapar oleh informasi yang tidak benar hoax. Sehingga tak jarang, masyarakat terprovokasi dengan konten-konten bernarasi adu domba di media sosial.

Menyikapi hal ini Camat Ampana Tete  Asrin W. Soga S.Pdi, MAP kepada RRI Kamis (19/5/2022), mengaku di setiap momen bersama warga setempat dirinya selalu mengingatkan masyarakat memperkuat dan menjaga hubungan silaturahmi serta saling mengedukasi agar tidak terprofokasi.

" Kita menyeruhkan untuk saling menjaga dalam silaturahmi, karena kita tau pertama bahwa memang media sosial ini, agaa, kalo kita salah menafsirkan, pasti akan salah paham, jadi perlu edukasi yang lebih terarah lagi bagaimana mempererat silaturahmi dan jangan sampai termakan isu hoax," tegas Asrin W. Soga.

Konten-konten provokatif menyasar masyarakat dari segala level sosial maupun ekonomi. Umumnya konten-konten yang diproduksi menunggangi momen atau kejadian tertentu, bahkan penyebaran konten provokatif dan mengadu domba itu kini juga dilakukan oleh media media tertentu. Camat Ampana Tete Asrin W. Soga menyebutkan pelaku sosial media kususnya masyarakat Ampana Tete diharapkan bijak dan tidak terpengaruh oleh proses digitalisasi dan menyebabkan kecanduan lalu hilang kontrol sehingga menjadi sangat mudah terpengaruh dan termakan isu provokasi tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar