Dongkrak Serapan SWDKLLJ, Jasa Raharja Sumsel Bebaskan Sanksi/Denda

KBRN, Palembang : PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan menargetkan peningkatan serapan penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalulintas Jalan (SWDKLLJ) pada tahun ini. Diketahui tingkat kepatuhan masyarakat untuk membayar SDKLL masih relatif rendah.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sumatera Selatan, Ahmad Haris, mengungkapkan, tingkat kepatuhan masyarakat yang membayar SWDKLLJ saat pengesahan pajak kendaraan dan STNK baru mencapai 48 persen. Kondisi pandemi disbeut menjadi salah satu pemicu rendahnya kepatuhan pemilik kendaraan.

Haris mengatakan, pihaknya bersama Tim Pembina Samsat mendorong pemilik kendaraan untuk lebih patuh dalam menunaikan kewajibannya terlebih saat ini kondisi pandemi sudah cenderung melandai dan membaiknya roda perekonomian.

“Seperti sekarang ada program pemutihan dari Pemprov Sumsel dan kami dari Jasa Raharja juga ikut berpartisipasi untuk memberikan keringanan sanksi/denda. Jadi dsanksi/denda SWDKLLJ untuk tahun lalu kami bebaskan,” ujar Haris dalam keterangannya kepada RRI, Minggu (14/8/2022).

Menurut Haris, keringanan yang diberikan Jasa Raharja berlaku hingga 31 Desember 2022. Program pemutihan ini diharapkan dapat mendongkrak penerimaan SWDKLLJ sebesar 10 persen hingga akhir tahun.

Dirinya pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan yang digulirkan.

“Jangan sampai ketinggalan, nanti saat jelang berakhir jadi tidak sempat mengurus. Kesempatan ini belum tentu tahun depan ada lagi karena stimulus seperti ini sudah dilakukan tiga tahun berturut-turut,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar